Ganti Rugi Korban Biro Travel Umroh Tunggu Putusan Pengadilan

32
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyebutkan ganti rugi untuk para korban biro travel umroh masih harus menunggu putusan pengadilan. Ini disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Agama Provsu, Rabu (11/4/2018).

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyebutkan ganti rugi untuk para korban biro travel umroh masih harus menunggu putusan pengadilan. Ini disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Agama Provsu, Rabu (11/4/2018).

Lukman mengatakan dari putusan pengadilan, baru bisa diketahui berapa aset yang dimiliki oleh biro travel yang izinnya dicabut.

“Dari jumlah aset itu, kita bisa menentukan berapa besaran yang akan diberikan kembali kepada para korban,” kata Lukman di Kota Medan, Rabu (11/4/2018).

Dia pun meminta agar masyarakat lebih cermat memilih biro travel Haji dan umroh. Karena saat ini banyak biro travel yang bersaing harga untuk mendapat konsumen. Saat ini biaya referensi untuk umrah adalah Rp20 juta.

“Jadi kalau ada yang menawarkan lebih murah , itu bukan malah harus diburu. Kita harus waspada kenapa semurah itu,” katanya.

Pada kesempatan itu, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga menuturkan, saat ini sudah 13 biro travel haji dan umroh yang dicabut izinnya karena terbukti melanggar hukum. Korbannya tak sedikit. Mencapai ratusan bahkan ribuan orang.

Kementrian Agama mengajak masyarakat juga ikut melakukan pengawasan. Khususnya para calon jamaah haji dan Umroh. Kemenag tengah membahas langkah pencegahan terjadinya kasus serupa.

“Kami akan melakukan pengawasan preventif, dengan membuat regulasi yang lebih ketat dan membangun Sistem Informasi Pengawasan Terpadu (Sipatuh) berbasis aplikasi online,” pungkasnya. [ska]

Apa Tanggapan Anda?