Home / NEWSSUMUT / Gawat, Oknum ASN Pemko Sidimpuan Diringkus Polisi Karena Jadi Kurir Narkoba

Gawat, Oknum ASN Pemko Sidimpuan Diringkus Polisi Karena Jadi Kurir Narkoba


Polres Tapanuli Selatan meringkus seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemko Padangsidempuan karena terlibat dalam peredaran narkoba. Parahnya, sebelum tertangkap polisi tersangka berinisial PR warga Kelurahan Sadabuan, Kota Padangsidimpuan mengaku sudah tiga kali menjual narkoba.

EDISIMEDAN.com, TAPSEL- Polres Tapanuli Selatan meringkus seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemko Padangsidempuan karena terlibat dalam peredaran narkoba. Parahnya, sebelum tertangkap polisi tersangka berinisial PR warga Kelurahan Sadabuan, Kota Padangsidimpuan mengaku sudah tiga kali menjual narkoba.

“Dari pengakuannya, dirinya merupakan kurir narkoba dan mendapat upah senilai Rp500 ribu dari salahseorang bandar,” ucap Kasat Narkoba Polres Tapsel, AKP Zulfikar, Rabu (14/3/2018).

Zullfikar menjelaskan penangkapan terhadap tersangka melalui proses undercover buy. Polisi menyamar sebagai pembeli.

“Kita dapat laporan masyarakat atas tindak tanduk tersangka. Petugas kemudian melakukan penyamaran agar bisa bertransaksi dengan tersangka,” urai Zulfikar.

Kedua belah pihak pun sepakat dan  menentukan lokasi transaksi di Dusun Huta Koje, Desa Parsalakan, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapsel. Tak berselang lama, oknum ASN yang bertugas di Kelurahan Losung Batu ini pun datang ke lokasi dengan mengendarai sepeda motor jenis

Baca Juga:  PDAM Tirtanadi Relokasi Pipa, Sejumlah Wilayah di Medan Bakal Alami Gangguan Distribusi Air Bersih

“Saat dirinya datang tersebut kita pun langsung menangkapnya,” ucap Zulfikar.

Lebih lanjut, perwira pertama Polri tersebut mengatakan, saat dilakukan penggeledahan, pihaknya menemukan barang bukti sabu seberat 10,54 gram yang dikemas dalam bungkusan plastik transparan.

“Tersangka langsung kita boyong ke Mako. Saat ini kita akan kejar bandar pemasok sabu dari tersangka,” sebutnya

Sementara, kepada wartawan PR mengatakan, dirinya sudah 3 kali menjadi kurir narkoba. Bahkan, dirinya juga mengatakan, barang haram tersebut merupakan milik bandar narkoba Kota Padangsidimpuan berinisial DL.

“Sudah 3 kali bang aku ngantar barang. Ini barang punya DL,” ungkapnya singkat. [ska]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up