Gempa 5,4 SR di Madina Juga Dirasakan Warga Rantauprapat dan Labusel

87
GEMPA. Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,4 SR mengguncang Samudera Hindia sebelah Barat Kabupaten Mandailing Natal (Madina), sekitar pukul 08.35 WIB, Kamis (1/3/2018).[edisiMedan.com/capture]

EDISIMEDAN.coom, RANTAUPRAPAT – Getaran gempa terasa di Kota Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (1/3/2018) sekira jam 10.10 WIB. Gempa yang tak berlangsung lama itu, tak membuat panik warga. Bahkan, sebahagian besar tanpa menyadarinya.

Gempa tersebut diduga susulan dari gempa sebelumnya yang terjadi pukul 08.35 WIB, memiliki kekuatan M 5,4. Episenter terletak pada koordinat 0,91 LU dan 98,63 BT, tepatnya di laut pada jarak 37 km arah barat daya Kota Singkuang, Kabupaten Mandailing Natal pada kedalaman 98 km.

“Awalnya ga tau kalau tadi gempa. Kirain rasa sempoyong faktor tensi darah. Tapi sesudah anak ngasi kabar, baru saya mengetahui ada gempa,” ucap warga Rantauprapat, Kasma br Regar.

Meski demikian, dia sendiri tidak mengetahui dimana titik gempa terjadi. Senada, warga lainnya, Junita juga mengaku tidak mengetahui terjadi gempa.

Menurutnya, setelah mengetahui dari media sosial, pusat gempa ternyata di Padangsidempuan.

Informasi dihimpun, getaran gempa juga terasa di Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) hingga ke kecamatan lain.

Seorang warga Langgapayung, Kecamatan Sungai Kanan, Shalawat Mangaraja Lubis ketika dihubungi mengakui jika getaran gempa di Padangsidempuan terasa di daerahnya.

Dari hasil pantauan wartawan, gempa tidak menganggu aktifitas warga di Labuhanbatu Raya dikarenakan tidak begitu dirasakan sebahagian masyarakat. [julianto]

Apa Tanggapan Anda?