Gojek di Medan, Syarat dan Informasi yang Harus Diketahui

3949

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Mulia Wulan Sari punya pengalaman penting: merasakan langsung manfaat Gojek di Medan. Tak heran, pengalaman pertama naik Gojek Medan dia utarakan di sosial media miliknya.

“Makasih Gojek Medan sudah menyelamatkanku di jam-jam rush hours seperti ini,” tulis Wulan di sosmed Path dan twitter miliknya, @LiyyaLiyya hari ini, Sabtu (21/11/2015).

Ya, jasa angkutan murah dan cepat atau lebih dikenal Gojek, pada 15 November lalu memperluas layanannya di Medan.

Pendiri sekaligus CEO Gojek, Nadiem Makarim mengatakan, Gojek di Medan memberlakukan tarif datar Rp 10.000 untuk menjaring pengguna dan mitra pengemudi sebanyak-banyaknya.

Di Medan sendiri, Gojek baru menyediakan layanan aplikasi GoRide, keperluan transportasi penumpang, GoSend  (layanan mengantarkan barang), GoFood  (layanan sistem antar/delivery), dan GoMart (layanan untuk berbelanja di supermarket). Sementara layanan lain yang mendukung gaya hidup seperti GoMassage, GoGlam, dan GoClean, belum tersedia.

Kehadiran Gojek di Kota Medan diyakini bakal diminati masyarakat mengingat kemacetan lalu lintas di Medan tergolong semakin parah.

Akan tetapi, operasional Gojek di Medan terkendala izin. Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Medan Wirya Arrahman mengaku, izin Gojek, harus terlebih dahulu mendapat rekomendasi Dinas Perhubungan Medan.

Izin yang diwajibkan yaitu Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

BACA JUGA

Kepala Dinas Perhubungan Medan Reinward Parapat belum banyak memberikan komentar. Dia pun bingung karena sampai saat ini belum ada peraturan yang mengatur soal izin untuk kendaraan umum roda dua.

“Setahu saya, Gojek beroperasi di Jakarta dan mendapat izin dari gubernur. Jadi, saya belum tahu kalau ada di Medan. Nanti dikoordinasikan dulu,” katanya.

Kendati izin operasional belum ada, Kepolisian Sumatera Utara juga sudah melakukan serangkaian antisipasi menyambut kehadiran layanan Gojek di Medan.

Menurut Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Helfi Assegaf, tempat berkumpul para pengojek ini perlu ditertibkan sebelum ada kemungkinan membesar dan menurutnya berpotensi membuat macet lalu lintas.

“Karena pasti akan mangkal di tempat-tempat ramai seperti pasar, terminal, stasiun, mall, sekolah, dan lain-lain. Polres harus segera mengambil langkah antisipasi,” katanya.

Syarat Menjadi Supir Gojek di Medan

Meski belum memiliki izin, namun PT Gojek Indonesia sudah membuka lowongan  driver Gojek di Medan.  Ini terpantau di kantor Gojek yang berada di Kompleks Jati Junction, Jalan Perintis Kemerdekaan. Ratusan pelamar memadati kantor Gojek Medan itu dan berminat mengais rezeki melalui moda transportasi roda dua itu.

Dalam beberapa promosinya, saat ini Gojek Medan membutuhkan 500 driver. Bahkan pihak manajemen menjanjikan gaji bulanan hingga mencapai Rp 5 juta untuk supir Gojek di Medan. Ditambah fasilitas cicilan tanpa bunga HP android, seragam dan helm Gojek.

Selain itu ada tambahan bonus Rp50 ribu untuk driver yang bisa mengumpulkan order sesuai target dan santunan kecelakaan untuk semua mitra driver di seluruh Indonesia.

Asisten Manager PT Gojek Indonesia, Hendra Julinar mengatakan, armada Gojek baru akan beroperasi di Medan setelah mendapat intruksi dari Jakarta. “Sekarang baru sekitar 200 orang yang melamar untuk menjadi driver Gojek,” tuturnya.

Meski terlihat sepele, namun syarat menjadi driver Gojek cukup ketat. Khususnya yang terkait identitas pelamar. Selain itu, para pelamar juga akan menjalani beberapa tahapan seleksi hingga akhirnya bisa mengenakan seragam jaket Gojek.

Untuk persyaratan sendiri, pelamar harus melengkapi administasi berupa; Fotokopi KTP, SIM C, STNK,  KK, akte lahir dan buku nikah.

Surat keterangan domisili  diperluan apabila KTP dan tempat tinggal beda.  Pelamar juga harus membawa ijazah terakhir serta surat jaminan asli BPKB.

Syarat lain menjadi driver Gojek dibatasi usia maksimal 50 tahun dan pendidikan minimum adalah SMP. Saat seleksi, pelamar wajib bawa sepeda motor serta wajib memakai sepatu.

BACA HALAMAN SELANJUTNYA – Peluang Gojek di Medan

Apa Tanggapan Anda?