Guinness Food Pairing Experience Di Medan, Renatta Moeloek Hadirkan Masakan Saksang Daging Kerbau

29

EDISIMEDAN.COM, MEDAN-  Guinness, bir hitam nomor satu dunia, kembali menawarkan pengalaman menjelajahi belantara kuliner Indonesia melalui Guinness Food Pairing Experience. Mengulang kolaborasi seru tahun lalu, Guinness kembali bereksperimen bersama Guinness Chef Representative Renatta Moeloek menjelajahi kejutan uniknya berbagai makanan di empat kota Indonesia dan memperkenalkan cara baru menikmatinya. Guinness Food Pairing Experience telah berlangsung di Surabaya dan Manado, dan kali ini hadir di Medan sebelum nanti ditutup di Jakarta pada bulan Desember 2019.

Di Kota Medan, Renatta Moeloek menghadirkan 2 masakan khas Medan, yaitu masakan pembuka masakan Saksang Guinness, rujak.  Uniknya, pada umumnya masakan Saksang lebih dikenal menggunakan daging babi, namun Saksang ala Wanita cantik ini diolah dengan daging kerbau dipadukan dengan aneka rempah juga di mix dengan guinness.
“Saya pilih masakan Saksang karena saat saya buka google cari masakan khas kota Medan yang keluar itukan Bika Ambon, mie Aceh, saya rasa itukan kurang pas karena itu merupakan masakan yang bukan asli dari Medan, kemudian saya cari lagi dan juga tanya sama teman ternyata Saksang merupakan masakan khas Medan dan pavorit orang Medan,” ungkapnya Di Guinness Food Pairing Experience di Holywings jalan A Rivai Madras Huku Medan Polonia pada Jumat (15/11/2019)
Brand Manager Guinness Bayu Hanandhika pada acara Guinness Food Pairing Experience itu menjelaskan bahwa Guinness membawa pengalaman berbeda menikmati Foreign Extra Stout (FES) dengan memperkenalkan rasa hasil perpaduan Guinness FES yang rasanya kaya dan berani dengan makanan Indonesia yang kaya rempah. Perpaduan ini menghadirkan pengalaman kuliner yang berbeda yang selalu dikejutkan dengan keunikan cita rasa masing-masing daerah.
“Cita rasa rempah Indonesia yang khas dapat ditemukan pada berbagai makanan yang sehari-hari dinikmati konsumen. Bersama Guinness Chef Representative, masakan lokal kaya rempah dipadukan dengan Guinness FES yang kaya dan berani,  memberikan sensasi rasa yang luar biasa. Yang unik pada pelaksanaan tahun ini, selain mengeksplorasi makanan utama seperti yang dilakukan tahun lalu, Guinness FES juga dinikmati dengan makanan penutup khas daerah yang dikunjungi,” kata Bayu Hanandhika.
Memilih kota Medan sebagai salah satu kota yang disambangi Guinness Food Pairing Experience dikatakan Bayu karena kota Medan dikenal  Sebagai salah satu ‘surga kuliner’ Indonesia, kota Medan menawarkan menu-menu maknanan yang vibrant dan menarik untuk dijelajahi Bersama Guinness FES.
“Jadi apa yang jadi khas di daerah tersebut itu yang kita tonjolkan, sehingga muncul kedekatan guinness dengan makanan lokal. Masyarakat lokalnya juga bisa mudah mengkolerasikan antara Guiness dengan makanan lokalnya,” ungkapnya lagi.
Sementara itu, hasil masakan chief handal ini ternyata banyak disukai oleh para pengunjung yang rata-rata berusia di atas 21 tahun. Mereka dominan mengaku masakan lokal dipadukan minuman yang memiliki rasa yang strong itu menjadi lebih unik dan enak. (Mahbubah Lubis)

 

Apa Tanggapan Anda?