Home / NEWSPROFIL / Hakim Binsar Gultom, Doktor Ilmu Hukum USU dalam Sidang Vonis Jessica

Hakim Binsar Gultom, Doktor Ilmu Hukum USU dalam Sidang Vonis Jessica


EDISIMEDAN.com, MEDAN – Vonis Jessica Kumala Wongso atas perkara pembunuhan berencana Mirna Salihin tinggal hitungan menit di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016). Keputusan majelis hakim atas perkara ini dinanti banyak orang. Tapi tahukah anda, salah satu hakim yang menyidangkan perkara ini adalah Binsar Gultom, Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Sumatera Utara (USU).

Selama empat bulan lebih, persidangan kasus kopi bersianida ini menyita perhatian publik. Bola panas kini berada di tangan tiga hakim. Dan Binsar Gultom, menjadi hakim anggota sidang kopi bersianida bersama hakim Partahi Hutapea dan hakim Kisworo, yang bertindak sebagai ketua majelis hakim.

Putusan setebal 377 halaman itu, dibacakan secara bergantian oleh Hakim Binsar dan dua majelis lainnya. Sebelumnya, terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Shalihin yang telah dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) 20 tahun penjara atas dugaan pembunuhan berencana.

Baca Juga:  Kopi Mandailing Dipuji CEO Korea Selatan Saat Santap Siang dengan Presiden Jokowi

Profil Hakim Binsar Gultom  
Sekadar diketahui, Binsar Gultom adalah hakim karier yang penuh prestasi. Sebelum bertugas di PN Jakarta Pusat, Hakim Binsar sebelumnya bertugas di Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Palembang, Pn Simalungun, PN Bengkulu, PN Medan dan Pengadilan Negeri Manatuto –Dili Timor Timur (tahun 1996-1999).

Binsar Panjaitan [foto: detik.com]
Binsar Gultom [foto: detik.com]
Jejak rekam Binsar Gultom sebagai hakim, bisa dilihat dari berbagai perkara yang ditanganinya. Khususnya soal kasus-kasus pelanggaran HAM berat.

Salahsatu perkara yang ditangani Binsar Gultom adalah pernah membebaskan terdakwa kasus Bom Medan tahun 2004 lalu. Dimana saat itu bersama hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Uli Basa Hutagalung SH, Binsar Gultom memvonis bebas terdakwa Daniel Sitorus alias Abu Yasar dengan putusan onslaagh (lepas dari segala tuntutan hukum).

BACA JUGA
Keluarga Mirna Ternyata Habiskan Banyak Duit untuk Bantu Jaksa dan Polisi

Baca Juga:  Suwarno : Milenial Jangan Gengsi Belanja ke Pasar Tradisional, Mari Pemangku Kepentingan Bantu Pedagang

Nama Binsar pernah melejit dan cemerlang diberbagai media masa nasional ketika mengadili kasus Pelanggaran HAM berat Timor Timur dan Tanjung Priok di Pengadilan HAM Adhoc Jakarta dari tahun 2002 s/d 2005. Hebatnya, hampir semuanya Terdakwa pelanggar HAM dihukum bersalah.

Saat itu Binsar Gultom harus “terbang”  pulang–pergi dari Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Medan ke Pengadilan HAM adhoc Jakarta tahun 2003 untuk mengadili kasus pelanggaran HAM Berat Tanjung Priok. [BACA HALAMAN SELANJUTNYA]

Terkait


Berita Terbaru