Harga Getah Melorot di Rantauprapat, Pengumpul Getah Mengeluh

    159
    Kondisi para pengumpul getah di Desa Menanti Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu (EdisiMedan/julian) , Kamis (8/3/2018).

    EDISIMEDAN.com, LABUHANBATU – Dalam dua minggu terakhir, harga jual getah petani anjlok. Bahkan, di Desa Menanti Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu penurunan harganya mencapai Rp33 perkilogram.

    Selamat Aldi, salah seorang Pengumpul Getah di desa itu, Kamis (8/3/2018) di Rantauprapat menyatakan ada kecendrungan terjadinya penurunan harga saat tender pembelian getah di Desa itu dilakukan setiap hari Minggu. Teranyar, harga beli getah petani setempat senilai Rp5.235kg pada Minggu (4/3/2018). “Ini menurun sebesar Rp 19 perkilogram. Sementara Minggu (25/3/2018) sebelumnya terjadi penurunan harga Rp14/kg,” ungkap Selamat.

    Di desa itu, selain dirinya terdapat tiga lokasi lainnya tempat pengumpul getah. Dan, di masing-masing pengumpul, harga jual getah tidak berbeda. “Dua minggu terakhir terus turun harga. Kabarnya harga di rubber turun,” ungkapnya lagi.

    Selamat yang sudah dua tahun terakhir menggeluti bisnis tersebut, mengaku tidak mengetahui pasti penyebab melorotnya harga getah tersebut. Kabar beredar yang didengarnya, penyebabnya dipicu penurunan kurs mata uang rupiah di pasar valas.(julian)

    Apa Tanggapan Anda?