Home / SUMUT / Hari Ini, BPS Sumut Terjunkan 9.133 Petugas SP 2020

Hari Ini, BPS Sumut Terjunkan 9.133 Petugas SP 2020


EDISIMEDAN.COM, MEDAN-Sesuak Rencana Sensus Penduduk (SP 2020) untuk tahap pendataan lapangan dimulai pada hari ini, 1 September 2020 dengan melibatkan 9.133 petugas

“Pada SP 2020 tahap kedua ini, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan sensus penduduk secara door to door atau langsung selama September ini,” kata Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi, pada Kick-Off Sensus Penduduk 2020, di Gedung BPS Sumut, Jalan Asrama Medan, Senin (31/8/2020).

Disebutkannya pada SP 2020 tahap pertama dilakukan dengan cara online pada 15 Februari hingga 29 Mei 2020 dengan menghimpun 2,34 juta jiwa penduduk atau sekitar 15,84 persen dari proyeksi jumlah penduduk Sumatera Utara 2020.

BPS Sumut juga berhasil mencatat 561,89 ribu keluarga atau sekitar 14,78 persen keluarga di SP2020 Online tersebut.

“Jadi mulai besok, Selasa 1 September petugas mendatangi setiap rumah tangga dengan bekal data yang sudah disiapkan,” katanya.

Baca Juga:  Rangkul Wartawan, KPU Binjai Genjot Partisipasi Pemilih

Pada SP 2020 tahap kedua ini, katanya pelaksanaan sensus di Sumut masuk zona 1 dan 2.

Untuk zona 1 sensus dilaksanakan secara drop dokumen, kemudian petugas mengambil kembali.

“Untuk pengisian kuisioner sepenuhnya diisi secara mandiri oleh penduduk secara manual, selanjutnua petugas akan mengambil kerumah warga,” ungkapnya.

Sementara untuk zona 2 pendudul tidak mengisi kuisioner, tetapi petugas memverifikasi dengan data-data yang sudah dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Pada zona 2 ini terdapat 8 kabupaten/kota, yakni Binjai, Medan, Tebingtinggi, Pematangsiantar, Sibolga, Tapanuli Tengah, Tanjungbalai, dan Batubara.

Dalam melakukan sensus itu petugas nantinya didampingi Kepala Lingkungan.

Suhaimi mengaku pada SP 2020 ini masih ada terdapat 84% lebih penduduk Sumut belum tercatat pada SP Online.

“Kita harapkan mereka harus dicatat pada SP 2020 secara langsung pada September ini,” imbuhnya.

Baca Juga:  Tim SAR Gabungan Tawarkan Dua Opsi untuk Evakuasi Korban KM Sinar Bangun

Menurutnya jumlah yang belum tercatat secara online ini diperkirakan bertambah dari persentase 84% lebih itu karena mobilitas penduduk diyakini terjadi dalam beberapa bulan terakhir ini.

Sementara itu Kepala BPS Pusat, Suhariyanto, saat Kick-Off Sensus Penduduk 2020 secara virtual, mengatakan, untuk mensukseskan sensus penduduk di tengah Covid-19 diharapkan semangat petugas tidak pernah surut dan tetap menerapkan protokol kesehatan melalui 3 M (Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak).

Disebutkan Suhariyanto, melalui SP online secara nasional, BPS berhasil mencatat 51,36 juta jiwa di seluruh Indonesia. Jumlah itu baru 19% dari keseluruhan jumlah penduduk dan masih ada 81% yang harus dicatat.

“Kita harapkan mulai besok masyarakat agar bersabar, berbaik hati dan kooperatif saat menerima petugas sensus dan menjawabnya dengan benar dan jujur,” katanya.

Dia juga menekankan saat di lapangan, petugas sensus hatus dilengkapi atribut khusus, mengenakan rompi dan tas berlogo SP2020 dan BPS.

Baca Juga:  Gubernur Sumut Isi Sensus Penduduk 2020 Secara Online 

” Selain membawa perangkat sensus, mengenakan name tag sebagai identitas resmi, kita harapkan para petugas sensus menggunakan masker, fase shiled dan dibekali hand sanitizer,” ungkapnya (bd)

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up