Home / NEWSSUMUT / Indahnya Objek Wisata Alam Baru Di Desa Gunung Berkat Kabupaten Asahan

Indahnya Objek Wisata Alam Baru Di Desa Gunung Berkat Kabupaten Asahan


Paccur Napitu kolam pemandian yang bersumber dari mata air yang keluar dari cela-celah bebatuan yang berada di desa Gunung Berkat, Kecamatan Bandar Pulo, Kabupaten Asahan, Minggu (25/3). [edisimedan.com/top]

EDISIMEDAN.com, ASAHAN- Pemandian alam Paccur Napitu yang masih alami di desa Gunung Berkat, Kecamatan Bandar Pulo, Kabupaten Asahan menjadi destinasi wisata alam yang saat ini ramai di kunjungi wisatawan lokal dari berbagai wilayah provinsi Sumatera Utara bahkan sampai ada juga wisatawan yang datang dari Pekanbaru, Minggu (25/3).

Pemandian yang mulai dibuka untuk umum pada bulan Juni 2017 lalu ini bermula saat sejumlah pemuda desa Gunung Berkat yang melakukan perburaan burung hingga ke pelosok-pelosok desa tanpa sengaja menemukan tempat tersebut.

Seperti yang diungkapkan salah satu tokoh pemuda desa Gunung Berkat Khairul Bahri Rambe yang juga ikut menemukan tempat wisata alam ini, “awalnya kami tidak sengaja jumpa tempat itu, saat itu kami sedang berburu burung kami dengar dari jauh ada suara air mancur setelah kami dekati indah sekali rupannya tempat itu”, ungkap Khairul.

Baca Juga:  Andrian Aritonang FAIZ Team Binjai Juara Umum Open SPEED’ER Road Race 2019 Binjai

Terlihat wisatawan lokal usai berkunjung ke objek wisata alam Paccur Napitu yang memiliki kejernihan air hingga tampak kedasar kolam yang berada di Kabupaten Asahan.
[edisimedan.com/top]
Berawal dari penemuan itu pemuda-pemuda tersebut mulai mengelola pemandian itu secara swadaya dari membersihkan daerah sekitar hingga membuat akses jalan menuju tempat pemandian tersebut.

Pemandian yang bersumber dari mata air yang muncul dari sela-sela bebatuan ini sangat jernih dan berwarna biru muda. Setiap hari tempat tersebut selalu ramai dikunjungi wisatawan apalagi saat hari libur jumlah pengunjung mencapai ratusan orang yang datang penasaran dengan tempat tersebut.

“Kami mulai menyebarkan informasi tempat ini melalui media sosial ternyata alhamdulillah hal itu yang membuat ramai tempat ini”, ungkap Khairul yang akrab dipanggil Elot oleh masyarakat setempat.

Lokasi wisata ini dapat ditempuh dalam waktu 5 jam dari kota Medan, sebelum masuk ke pintu lokasi wisata wisatawan hanya membutuhkan 15 sampai 20 menit dengan berjalan kaki.

Baca Juga:  Bang Ijeck Ikut Jemput Jenazah Aksioma yang Sempat Tertahan di Jepang

Berdasarkan informasi yang didapat dari salah satu tokoh masyarakat desa Gunung Berkat bapak Makmur Marpaung dahulunya tempat tersebut sempat dikelola oleh pihak Tirtanadi, tanpa alasan yang belum jelas tidak melanjutkan pengelolaan tersebut. “Dahulu kolam pemandian yang muncul dari mata air itu sempat di tinjau dan dikelola oleh Tirtanadi tetapi berhenti tanpa sebab”, jelas Makmur.

Harapan mereka saat ini agar tempat wisata baru ini mendapat perhatian dari pemerintah Kabupaten Asahan untuk menjadi aset Pariwisata. [top]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up