Indosat Ooredoo Business Komit Kembangkan Smart City di Indonesia

21

EDISIMEDAN.COM, MEDIA- Tingkat urbanisasi di Indonesia yang tinggi mencapai lebih dari 56% penduduk akan tinggal di perkotaan menyebabkan kompleksitas permasalahan kota berkembang sangat cepat. Maka dari itu diperlukan solusi baru yang inovatif untuk menyelesaikan permasalahan kota, yaitu solusi yang dapat memberikan kapasitas yang lebih besar dari pada kebutuhan. TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) atau ICT merupakan salah satu teknologi yang memiliki potensi inovatif yang tinggi untuk menyelesaikan berbagai tantangan perkotaan.

“Indosat Ooredoo Business memiliki komitmen yang tinggi untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Smart City di Indonesia guna mewujudkan manajemen perkotaan yang lebih maju dengan system yang inovatif, terintegrasi dan berkelanjutan. Smart City juga merupakan inisiatif penting dari Pemerintah di era revolusi industri 4.0. Konsep solusi Smart City Indosat Ooredoo dirancang untuk mencapai outcome yang diharapkan dapat bermanfaat bagi pemerintah di perkotaan, warga kota & komunitas bisnis untuk menciptakan tata kelola pemerintahan & transparansi, layanan publik yang baik, pertumbuhan ekonomi dan efisiensi biaya,” ujar Group Head Core Product & Solution Indosat Ooredoo, Priagung Utomo pada Temu pers pada Rabu (15/5/2019) di
Indosat Ooredoo Medan di Ruangan 3 lantai 3 jalan Perintis Kemerdekaan Medan.

Dikatakan Priagung yang saat itu juga dihadiri Thomas Chevanne selaku Chef Strategi dan Experience Officer serta Eric Danari selaku Head Of Regional Sumatera menyatakan bahwa Indosat Ooredoo membangun arsitektur smart city ini mulai dari pondasi dasar berupa jaringan atau infrasruktur telekomunikasi, layanan TIK (data center dan manage services), komputasi awan dan aplikasi-aplikasi yang berjalan di atasnya secara terintegrasi dan berkesinambungan. Dikatakan juga bahwa Sumatra Utara salah satu provinsi yang sudah mengimplementasikan smart city. Pemerintah Provinsi Sumut, Pemkab. Deli serdang, Pemkab. Labuhanbatu, Pemkab. Langkat adalah contoh kabupaten yang telah terbantu dengan adanya solusi connectivity dan internet untuk menunjang implementasi smart city.

lebih lanjut disampaikannya pada hari yang sama, Indosat Ooredoo Business ikut serta pada Pembukaan Gerakan Menuju 100 Smart City tahap III 2019 di Jakarta. Indosat Ooredoo Business berperan aktif sejak awal diluncurkannya gerakan yang diprakarsai oleh Kemenkominfo RI ini, dimana salah satu isi programnya adalah pendampingan untuk implementasi smart city berbasis ICT. Peran Indosat Ooredoo adalah sebagai technology advisor dalam BIMTEK yang diadakan pada kota/kabupaten yang terseleksi oleh Kemenkominfo RI.

“Kementerian Kominfo melanjutkan program pendampingan di tahun 2019 yang dimulai pada hari ini terhadap 25 Kota dan Kabupaten melalui proses yang sama seperti yang telah dilakukan di tahun 2017 dan 2018. Program Gerakan Menuju 100 Smart City ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi Kota dan Kabupaten diluar 100 Kota dan Kabupaten yang terpilih oleh Kominfo melalui inisiatif daerah masing-masing. Dengan demikian membangun Smart City tidak hanya terhenti di 100 Kota dan Kabupaten tersebut, namun juga akan meliputi seluruh Kota dan Kabupaten di Indonesia yang pada akhirnya akan menjadikan bangsa Indonesia sebagai Smart Nation,” ungkapnya.

Sementara itu, dipenghujung Disebutkannya Indosat Ooredoo salam mewujudkan kota smart city dikatakan Priagung bahwa Sumatera Utara termasuk provinsi yang cepat mengadopsi smart city. Saat pihaknya berkoordinasi terkait program ini justru pemprovsu sudah memiliki aplikasi yang cukup canggih. Terkait target berapa banyak kabupaten kota yang akan menjadi kota smart city ditegasnya tidak ada target melainkan pihaknya terus mengikuti program 100 kota digital di Indonesia. (Mahbubah Lubis)

 

 

Apa Tanggapan Anda?