Home / / Ini Kronologis Penangkapan Sejumlah Tersangka Penembak Kuna

Ini Kronologis Penangkapan Sejumlah Tersangka Penembak Kuna


EDISIMEDAN.com, MEDAN- Tim gabungan dari Polrestabes Medan dan Polda Sumut yang dipimpin langsung Dirkrimum Polda Sumut Kombes Nur Fallah berhasil menangkap sejumlah tersangka kasus penembakan Indra Gunawan alias Kuna. Dua diantaranya terpaksa ditembak mati karena melawan saat ditangkap.Berikut kronologis penangkapan para pelaku yang dihimpun dari Bidang Humas Polda Sumut.Berdasarkan hasil peyilidikan selama 3 hari setelah terjadi penembakan, tim gabungan Polrestabes Medan dan Polda Sumut yang dipimpin langsung oleh Dirkrimum Polda Sumut Kombes Nur FallahPelaku atas nama Zahoendra alias Zen ditangkap didekat kawasan Avros dekat kompleks AURI, lalu tim melakukan penggerebekan dan mengamankan tersangka berperan sebagai joki eksekutor.Baca Sebelumnya Polisi Amankan Sejumlah Tersangka Penembakan Kuna, Dua Ditembak MatiLalu tim melakukan pengembangan, dari pengembangan itu tim mengamankan seorang tersangka atas nama Rawi di seputaran Petisah, namun saat ditangkap terjadi perlawanan dan mengakibatkan tersangka meninggal dunia.Kemudian tim melakukan pengembangan keberadaan senjata api, lalu tim mendapatkan info senjata api dititipkan kepada Ayen. Setelah Ayen diamankan lalu Ayen mengaku senpinya dititipkan kepada Pak John yang beralamat di jalan Sungai Deli, lalu di belakang rumah John didapatkan 3 pucuk senpi jenis revolver lengkap dengan amunisi dan di ketahui salah satu senpi yg di dapat yg di gunakan untuk menghabisi korban atas nama Kuna.Tim kemudian melakukan pengembangan terhadap eksekutor yang diketahui dari tersangka Zen bernama Putra. Lalu tim melakukan pengintaian dan pada pukul 07.30 WIB kita dapat menangkap pelaku Putra. Namun Putra melakukan perlawanan sehingga tim melumpuhkan tersangka dan mengakibatkan tersangka meninggal dunia."Untuk keterangan lengkapnya, nanti Bapak Kapolda yang akan menjelaskannya di RS Bhayangkara Medan," terang Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting, Minggu, (22/1/2017).

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Tim gabungan dari Polrestabes Medan dan Polda Sumut yang dipimpin langsung Dirkrimum Polda Sumut Kombes Nur Fallah berhasil menangkap sejumlah tersangka kasus penembakan Indra Gunawan alias Kuna. Dua diantaranya terpaksa ditembak mati karena melawan saat ditangkap.

Berikut kronologis penangkapan para pelaku yang dihimpun dari Bidang Humas Polda Sumut.

Berdasarkan hasil peyilidikan selama 3 hari setelah terjadi penembakan, tim gabungan Polrestabes Medan dan Polda Sumut yang dipimpin langsung oleh Dirkrimum Polda Sumut Kombes Nur Fallah

Pelaku atas nama Zahoendra alias Zen ditangkap didekat kawasan Avros dekat kompleks AURI, lalu tim melakukan penggerebekan dan mengamankan tersangka berperan sebagai joki eksekutor.

Baca Sebelumnya Polisi Amankan Sejumlah Tersangka Penembakan Kuna, Dua Ditembak Mati

Lalu tim melakukan pengembangan, dari pengembangan itu tim mengamankan seorang tersangka atas nama Rawi di seputaran Petisah, namun saat ditangkap terjadi perlawanan dan mengakibatkan tersangka meninggal dunia.

Baca Juga:  Terkena Peluru Nyasar, Polisi Sebut Arya Mau Serang Polisi dan Positif Narkoba

Kemudian tim melakukan pengembangan keberadaan senjata api, lalu tim mendapatkan info senjata api dititipkan kepada Ayen. Setelah Ayen diamankan lalu Ayen mengaku senpinya dititipkan kepada Pak John yang beralamat di jalan Sungai Deli, lalu di belakang rumah John didapatkan 3 pucuk senpi jenis revolver lengkap dengan amunisi dan di ketahui salah satu senpi yg di dapat yg di gunakan untuk menghabisi korban atas nama Kuna.

Tim kemudian melakukan pengembangan terhadap eksekutor yang diketahui dari tersangka Zen bernama Putra. Lalu tim melakukan pengintaian dan pada pukul 07.30 WIB kita dapat menangkap pelaku Putra. Namun Putra melakukan perlawanan sehingga tim melumpuhkan tersangka dan mengakibatkan tersangka meninggal dunia.

“Untuk keterangan lengkapnya, nanti Bapak Kapolda yang akan menjelaskannya di RS Bhayangkara Medan,” terang Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting, Minggu, (22/1/2017).

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up