Home / / Ini Penyebab Bocah Kinara Selamat dari Pembunuhan Sadis

Ini Penyebab Bocah Kinara Selamat dari Pembunuhan Sadis


PEMBUNUHAN SADIS.Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi membesuk Kinara, bocah perempuan berusia 4 tahun di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Senin (10/04/2017).

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Aksi pembunuhan sadis satu keluarga di Mabar cukup terencana. Pasalnya ketiga pelaku kasus ini sudah mempunyai tugas dan peran masing-masing.

Misalnya tersangka Roni (21), warga jalan Jalan Galang Simpang Jalan STM, Lubukpakam, Deliserdang ini bertugas menghabisi nyawa tiga anak Rianto yakni Syifa alias Naya (13), Gilang (11) dan Kinara (4).  Dua dari tiga anak Rianto yang turut jadi korban itu akhirnya meninggal dunia. Sementara Kinara yang paling bungsu berhasil selamat dengan kondisi kritis saat itu.

BACA SEBELUMNYA
Roni Eksekusi Naya dan Gilang, Andi Awasi TKP

Namun siapa sangka, ternyata Roni juga sempat ingin menikam Kinara sama seperti dua saudaranya. Namun Kinara berhasil selamat setelah jatuh dari pelukan sang ibu.

BACA JUGA
Berusaha Melarikan Diri, Eksekutor Gilang dan Naya Dihadiahi Timah Panas
Tiba di Mapolda Sumut, Andi Sahputra Juga Dilumpuhkan Polisi

Baca Juga:  Kasus Perampokan ATM Sudah Sampai ke Tebingtinggi

“Jadi, Roni membacok Syifa dan Gilang, namun pada saat ingin membunuh Kinara, pada saat dibacok dia jatuh dari pelukan ibunya, akhirnya dia masuk kebawah tempat tidur sehingga tidak sampai mati,” kata Direktur Ditreskimum Polda Sumut Kombes Nurfallah, Rabu (12/4/2017).

Karena masuk ke bawah tempat tidur itu, para pelaku mengira Kinara sudah tewas. “Mau dibunuh dia, dia dibawah tempat tidur,” ujar Nur Fallah.

Saat ini sendiri, Kirana sudah mendapatkan perawatan medis. Terakhir dia saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) H Adam Malik untuk menjalani operasi akibat luka di kepalanya. [ska]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up