Home / NEWS / Insiden Susur Sungai Sleman, Kwarcab Pramuka Medan Himbau Perhatikan Kondisi Alam

Insiden Susur Sungai Sleman, Kwarcab Pramuka Medan Himbau Perhatikan Kondisi Alam


Kwarcab Pramuka Kota Medan, Muhammad Husni

EDISIMEDAN.COM, MEDAN – Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Medan Muhammad Husni menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya 10 siswa SMP Negeri 1 Turi Sleman Yogyakarta saat melakukan penyusuran sungai pada kegiatan Pramuka, Jumat (21/2/2020).
“Atas peristiwa tersebut Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Medan dengan ini menyatakan dukacita dan belasungkawa yang mendalam,” kata Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Medan, H. Muhammad Husni dalam keterangannya, Selasa (25/2/2020).


Peristiwa tersebut, lanjutnya, menjadi iktibar bagi semua agar lebih melihat peta, kondisi cuaca jika ingin melakukan kegiatan di alam. “Kegiatan Pramuka sangat berhubungan dengan alam, sehingga semua ada resikonya. Namun itu bisa diantisipasi dengan melihat peta dan kondisi alam,” imbuhnya.


Dijelaskannya, kegiatan susur sungai merupakan salahsatu gerakan Pramuka yang menjadi bagian penting dalam pendidikan nonformal untuk membantu kaum muda Indonesia agar berkembang secara emosional, intelektual, sosial, spiritual dan fisik.

Baca Juga:  Penutupan Pasar Tradisionil Di Medan Hoax


Namun, lanjutnya, dalam setiap kegiatan Pramuka harus mempertimbangkan berbagai hal dan mengutamakan keselamatan semua peserta kegiatan seperti tertuang dalam SK Kwarnas Nomor 227 Tahun 2007 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Kebijakan Manajemen Resiko dalam Gerakan Pramuka.


“Kesadaran terhadap risiko selalu menjadi fokus Gerakan Pramuka di dalam pelaksanaan program untuk kaum muda,” pungkasnya.
Ditambahkannya, risiko merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam sebagian aspek kehidupanĀ sehari-hari. Oleh karena itu, semua pihak secara terus-menerus melakukan pengelolaan risiko, baik disadari, dan kadang-kadang tanpa disadari.
“Analisis risiko penting untuk menentukan dampak yang mungkin terjadi. Analisa risiko ini diperoleh dengan menentukan sebab-sebab risiko dan kemudian mengkalkulasiĀ  kecenderungan konsekuensi dari risiko yang muncul,” tandasnya. (Mahbubah Lubis)

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up