Home / BISNIS / Investasi Emas Lebih Besar Manfaatnya

Investasi Emas Lebih Besar Manfaatnya


Pimpinan Wilayah PT Pegadaian (Pesero) Medan Ketut Suhardiono menyampaikan cara berivestasi emas pada acara seminar "Cara Ampuh Investasi emas" yang di prakarsai oleh PT Pegadaian [Persero] Kanwil I Medan di Hotel Emerald Garden, Rabu 14/09/2016.

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Pakar investasi emas, Rully Kustandar mengatakan, untuk berivestasi dalam waktu yang relatif jangka panjang sebaiknya memilih emas. Berinvestasi emas sangat besar manfaatnya.

“Dengan memiliki emas ketika sewaktu-waktu memerlukan uang dapat menggunakan emas untuk digunakan sesuai kebutuhannya. Artinya jika saat ini ada uang Rp 26 juta, maka dengan harga emas Rp 600.000/gram,bisa mendapatkan emas 40 gram. Namun nilai uang Rp 26 juta untuk 10 tahun akan datang tidak sama dengan nilai emas 40 gram,” ujar Rully Kustandar pada acara seminar “Cara Ampuh Investasi emas” yang diprakarsai PT Pegadaian [Persero] Kanwil I Medan di Hotel Emerald Garden, Rabu 14/09/2016.

Menurut Rully, investasi emas zero inflasi. Dia mengilustrasikan kondisi emas pada waktu 1438 silam, ketika zaman Nabi Muhammad SAW. Saat itu 1 Dinnar mata uang koin emas dapat membeli seekor kambing.

Baca Juga:  Adisty Widyasari: Sumut miliki 48.487 investor, Tempati Urutan Ke-6 Dari 34 Provinsi
Pakar investasi emas, Rully Kustandar
Pakar investasi emas, Rully Kustandar

“Dan jika kita memiliki 1 koin emas dinnar saat ini, maka sama artinya kita memiliki 4,2 gram emas. Nah, ketika kita konfersikan ke rupiah, emas 4,2 gram kira-kira Rp 2,5 juta. Artinya uang ini dapat membeli 1 ekor kambing saat ini. Dengan demikian emas yang kita miliki 1430 tahun silam tidak mengalami inflasi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketut Suhardiono Pimpinan Wilayah PT Pegadaian (Pesero) Medan menyampaikan dalam berivestasi, pilihlah yang pas.

“Investasi untuk kita mapan, bukan saat kita mapan. Dan berinvestasilah yang melebihi dari nilai inflasi yang akan terjadi,” terangnya.

Beliau juga menambahkan, saat ini PT Pegadaian (Pesero) banyak pilihan produk-produk investasi yang diperuntukan untuk masyarakat, seperti untuk ongkos biaya naik haji bisa dengan 15 gram emas didaftarkan ke Depag. Kemudian masyarakat juga bisa menabung emas dengan cara mencicilnya.

Baca Juga:  OJK Luncurkan Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan

“Emas adalah uang, namun uang belum tentu emas. Itu artinya investasi emas lebih menguntungkan dan AMPUH (Aman Mudah Pasti Untung di Hari Tua). Jika kita punya emas dan kita perlu uang, maka emas tersebut bisa cepat kita jadikan uang, bisa kita gadaikan atau kita jual yang nilainya lebih tinggi dari uang yang ada,” tambah  Rully. [fad]

Terkait


Berita Terbaru