Home / NEWS / Jenazah Dokter Nanda Akan Dimakamkan di Medan Rabu Siang

Jenazah Dokter Nanda Akan Dimakamkan di Medan Rabu Siang


MEDAN, EDISIMEDAN| Pihak keluarga akan menyambut jenazah Afrianda Naufan di Bandara Kualanamu, Rabu pagi (16/12/2015). Selanjutnya jenazah akan dimakamkan di Medan. Demikian informasi yang diterima redaksi.

Dokter Nanda (nama panggilan  Afrianda Naufan) meninggal dunia saat bertugas Internship di kawasan terpencil Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Selasa (15/12/2015).

Dokter Nanda adalah putra dr Hj Cut Diah Adivar MM, Direktur RS PTP Langsa Aceh.  Informasi tersebut disampaikan dr Erta Priadi Wirawijaya SpJP, dokter yang memposting kabar duka itu di facebooknya Selasa (15/12/2015).

Namun demikian,  jenazah akan dikebumikan di Medan.

“Jenazah dr Nanda akan tiba di Kualanamu, Rabu besok siang, dan selanjutnya akan dimakankan di Medan,” tulis seorang kerabat almarhum bernama Lyly Lim.

Disebutkannya, almarhum memang kelahiran Langsa, namun jenazahnya tidak dimakamkan di Langsa.  “Memang orang Langsa, adik kami. Sungguh menyedihkan. Tapi jenazah akan dikebumikan di Medan,” tulisnya.  Namun dimana jenazah akan dikebumikan dia belum bisa sampaikan.

Baca Juga:  Ibunda Dokter Muda Nanda Ungkap Penyebab Kematian Putranya

BERITA TERKAIT

Kemungkinan Inilah yang Sebabkan Dokter Nanda Meninggal Dunia
Fasilitas Minim, Dokter Nanda Sulit Mengontrol Kesehatannya

Sementara itu, simpati dan ucapan duka cita mengalir dari rekan sejawat almarhum.  Kerabat dan sejumlah saudara juga memberikan ucapan bela sungkawa di akun facebook ibundanya, Cut Diah.

“Icut….Vera & klrg turut berduka cita, smoga alm ananda di trm disisi Yang Maha Kuasa aml n ibdhnya n smua dosanya dihapuskan. Yg sabar n tabah ya cut….” tulis Vera Kagiastuti.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, bil & klrg turut berduka cita ya cut, semoga arwah ananda diterima di sisi Nya, & keluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan & kesabaran,” kata rekannya yang lain, Bilkes Harris.

Sementara itu, Kepala Opini Publik Kemenkes Anjari Umarjianto keberatan namanya dikaitkan dengan meninggalnya dokter Nanda dalam sejumlah pemberitaan.

Baca Juga:  Parah...Oknum Guru di Sergai Hukum Muridnya Jilati WC Hingga Muntah

Keberatan itu disampaikan Anjari Umarjianto melalui akun twitter @anjarisme. Dalam kicauan, dia menyatakan berita yang mengaitkan namanya itu  hanya didasarkan status facebook orang lain yang secara substansi salah.

“Saya TIDAK PERNAH menyatakan sebagaimana diberitakan oleh @kompascom @serambinews tersebut. Saya menuntut hak jawab dan koreksi berita,” kicaunya Selasa malam. [Berita Terkait: Lagi, Dokter Muda Asal Aceh, Afrianda Naufan Meninggal Saat Bertugas di Daerah Terpencil] [ded]

Terkait


Berita Terbaru