Jokowi-JK-Lafran Pane dan Munas X KAHMI |OPINI

420

Momentum Munas Kahmi

Tanggal 9 November 2017, Prof Drs Lafran Pane telah diberikan penghargaan Pahlawan Nasional oleh Negara yang disematkan oleh Presiden Jokowi sebagai Kepala Negara dan sekaligus Kepala Pemerintahan di Istana Negara.

Penganugrahan diterima oleh putra Pak Lafran Pane, sdr Iqbal Pane didampingi para senior alumni HMI antara lain eks Ketum PB HMI Mas Soelastomo, dan Bang Akbar Tanjung, Korpres MN Kahmi Mahfud MD dan Ketum PB HMI dan Ketua Kohati.

Hari–hari ini sampai dengan puncaknya Munas X Kahmi di Medan tanggal 17 s/d 19 Nopember 2017, di semua propinsi dan kabupaten/kota HMI dan para alumni HMI menyampaikan doa syukur kepada Allah SWT atas gelar Pahlawan Nasional kepada pendiri HMI Prof Drs Lafran Pane.

Mungkin inilah acara syukuran yang masif dan dilaksanakan di seluruh provinsi, kabupaten dan kota dimana alumni HMI dan anggota HMI berada.

Inilah tokoh dari kampung Sipirok bernama Lafran Pane merantau dan berjuang di Yogyakarta dan dikenal di seluruh pelosok tanah air sebagai Pahlawan Nasional.

Diharapkan dari Munas Kahmi mendatang ini, tentunya pihak Kahmi dapat mencermati isu–isu yang sedang berlangsung saat ini, kasus korupsi pejabat negara, potensi konflik polisi dengan KPK yang mungkin akan kambuh kembali, perseteruan DPR dengan KPK, penurunan daya beli masyarakat yang telah diakui oleh Menko Perekonomian.

Selanjutnya kebijakan Sri Mulyani untuk mengajukan revisi UU PNBP yang menyentuh sektor pendidikan dan ritel, penjualan anak perusahan BUMN, Perppu tentang Ormas yang sudah memakan korban Ormas HTI dan implikasi bagi Ormas Islam lainnya.

Utang pemerintah periode Pak Jokowi sudah mencapai lebih dari Rp. 1.100 Triliun dan lebih khusus lagi terkait Sumatera Utara yang dinilai mengalami krisis kepemimpinan, dan salah satu dari 3 provinsi yang masuk dalam radar pengamatan KPK.

Hal tersebut di atas, tidak boleh dianggap angin lalu saja oleh forum Munas Kahmi, karena di semua lini, apakah birokrasi pemerintah, di DPR, partai politik, pengurus Ormas, para alumni HMI banyak yang terlibat sebagai objek dan juga subjek bahkan juga sebagai nara sumber dari berbagai kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah. [BACA HALAMAN SELANJUTNYA]

Apa Tanggapan Anda?