Home / BINJAI / SUMUT / JPU Dinilai Menunjukkan Ketidakcermatan Dalam Surat Dakwaan Terhadap Terdakwa Okor Ginting

JPU Dinilai Menunjukkan Ketidakcermatan Dalam Surat Dakwaan Terhadap Terdakwa Okor Ginting


EDISIMEDAN.COM,Langkat – Pengadilan Negeri Stabat Kabupaten Langkat kembali menggelar sidang terhadap terdakwa Seri Ukur Ginting atau Okor Ginting bertempat diruang sidang Candra Pengadilan Negeri Stabat, Rabu,(21/7)

Sidang  kedua dengan agenda membacakan Eksepsi oleh penasehat hukum terdakwa dipimpin oleh Ketua Hakim As’ad Rahim Lubis,SH dengan JPU Rio Bataro Silalhi,SH. Terdakwa Okor Ginting di dampingi oleh penasehat hukumnya Minola Sebayang,SH bersama Vanny,SH dan Edo Rahardian,SH.

Minola Sebayang  dalam eksepsinya yang dibacakan  oleh Vanny ,SH terhadap majelis hakim dan JPU menilai surat dakwaaan dari JPU secara nyata tidak memenuhi ketentuan pasal 134 ayat 2 huruf b Kitab Undang Undang  Hukum Acara Pidana (KUHAP) sebagai syarat materill dalam penyusunan suatu dakwaan.

Hal itu diduga  disebabkan karena sumber surat dakwaan yaitu berkas-berkas pelimpahan perkara dari kepolisian ke jaksa tidak cermat dari awal . Dan dipaksakan oleh JPU sebagai dasar penyusunan surat dakwaan .

Baca Juga:  Dejon Sembiring: Ketika Sudah Hijrah Pasti akan Menebus Dosa Masa Lalu

Terdapat perbedaan – perbedaan yang mengakibatkan peristiwa hukum peristiwa hukum yang sesungguhnya tidak tergambarkan secara jelas dan membingungkan sehingga surat dakwaaan terlihat  tidak cermat mengenai peristiwa hukum yang sebenarnya.

Atas tidak dipenuhinya syarat materiil dalam suarat dakwaan yang berisi uraian yang tidak cermat , tidak jelas, dan tidak lengkap maka kami harap majelis hakim dapat membuat keputusan sela yang nantinya di ambil dari hal-hal yang kami ungkapkan dalam nota keberatan (eksepsi) ini.Sebagaimana adagium hukum yang kami kutip yaitu : Judex Set Lex Laguens “Sang Hakim ialah hukum yang berbicara”

Maka biarlah majelis hakim selaku hukum berbicara menentukan sikapnya atas surat dakwaan saudara JPU maupun nota keberatan eksepsi yang telah kami susun.

Usai persidangan Minola Sebayang,SH  yang dicegat sejumlah wartawan sangat kecewa dengan dengan sikap aparat kepolisian Polres Langkat dimana dinilai sangat berlebihan dalam melakukan pengawalan sidang terhadap Okor Ginting.

Baca Juga:  Melalui Festival GenRe, BKKBN Perwakikan Sumut Tingkatkan Pembinaan Remaja Di Sumut.

Dimana dalam sidang tersebut personil Polres Langkat terlihat sangat banyak berada dihalaman pengadilannegeri Stabat tersebut.

“Klien saya masih dalam keadaan sakit dan dalam pengobatan . Kayak teroris saja klen saya sehingga harus seperti ini penjagaannya ,”kata Minola Sebayang menjawab wartawan.

Sementara itu menurut seorang wartawan ia di tegur Kapolres Langkat karena mengambil gambar Kapolres Langkat. Kapolres Langkat sendiri terlihat selalu hadir sejak sidang pertama kasus ini. (op)

 

Terkait


Berita Terbaru