JR Saragih Disebut Putra Daerah Asli yang Bertarung di Pilgub Sumut

142
Ribuan masyarakat Simalungun hadiri prosesi pengantaran JR Saragih dan Ance Selian ke gerbang Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) di Raya, Kabupaten Simalungun, Minggu (27/17/2018). [edisimedan.com/istimewa]

EDISIMEDAN.com, SIMALUNGUN – Majunya JR Saragih sebagai calon Gubernur Sumatera Utara menjawab kerinduan masyarakat yang ingin memiliki pemimpin berasal dari daerahnya sendiri.

Pendapat ini disampaikan tokoh cendikiawan Simalungun Bungaran Saragih ketika melepas keberangkatan pasangan JR Saragih – Ance Selian ke gerbang Pilgubsu di hadapan ribuan masyarakat Simalungun, Sabtu (27/1/2018).

Disampaikan, kesediaan JR Saragih sebagai satu-satunya putra daerah kelahiran Sumut yang bertarung menjadi Gubernur adalah satu hal positif. Diketahui, dua cagub lainnya, Edy Rahmayadi berpasangan dengan Musa Rajeckshah dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus.

“Masyarakat punya keyakinan dan kepercayaan dalam merindukan pemimpin Sumatera Utara dari putera daerah asli Sumatera Utara,” katanya.

Diakuinya, selama hampir tujuh tahun menjabat sebagai Bupati Simalungun, JR Saragih sudah banyak melakukan perubahan yang dirasakan masyarakat. Hal tersebut menjadi modal besar bagi pria bernama lengkap Jopinus Ramli Saragih untuk melayani masyarakat yang lebih luas.

“Memilih JR Saragih adalah pilihan yang tepat untuk memajukan pembangunan Sumatera Utara dan melalui semangat baru bisa membawa kemajuan Sumatera Utara,” lanjutnya.

BERITA TERKAIT

Pendapat serupa disampaikan tokoh Masyarakat Karo, Komando Perangin. Menurutnya, prosesi adat pengantaran pasangan JR Saragih dan Ance Selian merupakan doa dan simbol agar keinginan JR Saragih menjadi Gubernur Sumatera Utara dapat terwujud.

JR Saragih dan istrinya Erunita Anggraini Tarigan diulosi saat prosesi adat pemberangkatan pasangan JR Saragih – Ance Selian ke Pilgub Sumut, Minggu (27/1/2018). [edisimedan.com/istimewa]
“Semoga dengan menjadinya JR Seragih sebagai Gubernur di 2018 bisa membawa kesejahteraan buat masyarakat Sumut, bukan kepentingan pribadi melainkan membangkitkan semangat buat Sumatera Utara,” urainya. [jra]

Apa Tanggapan Anda?