JR Saragih Hadiri Pentahbisan 12 Pendeta Gereja GKPS Binjai

106
JR Saragih menghadiri pentahbisan 12 pendeta Gereja GKPS Binjai, Minggu (4/2/2018). Dirinya berpesan agar gereja harus selalu menjadi pelayan masyarakat. [edisimedan.com/istimewa]

EDISIMEDAN,com, BINJAI – JR Saragih berpesan agar gereja harus selalu menjadi pelayan masyarakat ketika menghadiri pentahbisan 12 pendeta Gereja GKPS Binjai, Minggu (4/2/2018).

Seusai acara prosesi Mangondoskon Tohonan Hapanditaon atau pentahbisan para pendeta untuk melayani di gereja-gereja GKPS, Bupati Simalungun itu meminta agar gereja melalui para pendeta bisa mengajarkan masyarakat bersikap yang positif khususnya dari sisi pergaulan.

“Fungsi gereja adalah membawa masyarakat memiliki hati dan kedamaian melalui bimbingan pendeta sehingga masyarakat tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas sehingga masyarakat bisa merasakan keberadaan gereja selalu ada di hati masyarakat. Gereja harus menjadi pelayan masyarakat,” ujar JR Saragih, Bakal Calon Gubernur Sumatera Utara itu.

Orang nomor satu di Kabupaten Simalungun ini juga berharap, agar 12 pendeta yang sudah ditahbiskan bisa ada di hati masyarakat dalam memberikan pelayanan yang terbaik.

“Gereja dan pemerintah bisa bekerjasama dalam memberikan pelayanan serta semangat dan harapan baru kepada masyarakat. Dengan demikian, pemerintah dan gereja akan selalu ada di hati masyarakat karena masyarakat merasa memiliki keduanya di dalam pertumbuhan perekonomian sehari-hari,” lanjutnya.

Sementara itu, Ephorus GKPS Romanja Purba mengatakan, melalui pentahbisan 12 pendeta di GKPS Binjai tersebut semakin menyebarluaskan pesan damai bukan hanya di wilayah Simalungun melainkan di seluruh Indonesia.

“Melalui pentahbisan ini maka iman dan kasih masyarakat bisa bertumbuh melalui gereja, karena gereja harus menjadi kebaikan dan mendatangkan sukacita kepada masyarakat melalui penyebaran Firman Tuhan melalui pendeta,” tukasnya. [jra]

Apa Tanggapan Anda?