JR Saragih Mangkir Saat Mau Dilimpahkan ke Kejati Sumut

147
JR Saragih (kiri) bersama Ketua Desk Pilkada DPP PKB Daniel Johan saat memberikan keterangan terkait pencalonan JR saragih dan Ance Selian sebagai Cagub dan Cawagub Sumut 2018 yang diusung PKB, PKPK dan Demokrat [edisimedan.com]

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Bupati Simalungun, JR Saragih mangkir saat akan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara pada Senin (2/3/2018) kemarin.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan‎ mengatakan seyogyanya JR Saragih akan diserahkan kepada tim Jaksa penuntut umum Gakkumdu Sumut di Kejati Sumut pada Senin 2 April 2018. Namun, JR Saragih tidak hadir tanpa ada keterangan yang jelas disampaikan kepada penyidik Polda Sumut.

“Penyerahan tersangka dan barang bukti seyogiannya dilaksanakan, kemarin. Tapi, JR belum bisa hadir,” ungkap MP Nainggolan kepada wartawan di Medan, Selasa (3/4/2018).

BERITA TERKAIT

Berkas Pengunaan Ijazah Palsu Lengkap, JR Saragih Bakal Segera Diadili

Namun, begitu pihak Polda Sumut sudah kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Politisi Partai Demokrat itu.

“Sudah kita terbitkan pemanggilan kedua bersangkutan (JR Saragih,” ucap perwira melati dua itu dengan singkat.

Sebelumnya, JPU Gakkumdu Sumut menyatakan berkas perkara kasus dugaan pemalasuan tandatangan Kepala Dinas Pendidikan DKI pada foto copy legalisir SMA milik JR Saragih lengkap atau P-21, Rabu 28 Maret 2018, lalu.

Atas perbuatannya, JR Saragih yang saat ini menjabat sebagai Bupati Simalungun ‎dijerat dengan Pasal 184 UU No 10 tahun 2016 tentang pemilihan umum Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara.‎‎ [ska]

Apa Tanggapan Anda?