Home / / Kameramen TV Salam Tewas di Rompak Usai Syuting Siar Ramadan

Kameramen TV Salam Tewas di Rompak Usai Syuting Siar Ramadan


EDISIMEDAN.COM, MEDAN – Perampokan kapal nelayan AL Izah GT yang membawa kru TV Salam berjumlah 4 orang terjadi pada Rabu (26/4/2016) sekitar pukul 11.30 WIB. Naas, satu dari keempat kru TV yang beralamat di Tanjung Morawa Medan itu meninggal. Sementara seorang kru lainnya mengalami luka bacok.

Informasi yang diperoleh, kapal yang berangkat pukul 06.30 WIB dari Kampung Kolam Belawan menuju tempat syuting tausiah Ramadhan yang berada di Muara. Setelah selesai syuting mereka hendak kembali ke darat.

Dalam perjalanan sekitar Pkl 11.20 WIB, kapal didekati sebuah perahu kayu dengan 2 orang ABK. Mereka meminta minum dan kapal yang ditumpangi kru Salam TV memberikan minuman 2 botol.

Namun saat korban bernama Fadlan memberikan minuman, tiba-tiba pelaku menarik tas milik korban.

Tas yang berhasil direbut perampok itu berisi 2 camera jenis Canon 5D MK2 yang per unit harganya Ro 40juta ditambah accesories lain yang ditotal bernilai Rp 200 juta

Baca Juga:  Petugas Lapas Temukan 44 Paket Sabu di Sel Tahanan Napi Kasus Pembunuhan

Mengetahui tasnya direbut, Fadlan melompat untuk mengambil tas kembali dan disusul rekannya bernama Andi serta Julfan. Sempat terjadi tarik menarik tas antara Fadlan dengan perompak, sehingga tangan Fadlan dibacok menggunakan golok oleh perompak.

Akhirnya tas berhasil dibawa kabur oleh perompak sementara Julfan jatuh ke laut karena tidak bisa berenang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Pada saat itu ada perahu nelayan lewat kemudian kapal dibawa ke dermaga KPLP dan membantu korbn dibawa ke RSAL utk mendapatkan bantuan.

Adapun data korban sebabai berikut.
1 Julfan, kameramen (meninggal dunia)
2. Fadlan, kameramen (luka robek di jari kanan)
3. Andi, pemilik boat (memar di dada)
4. Ustad Abu Umail (nara sumber)
5. Safaruddin (produser) [ded]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up