Home / MEDAN TODAYNEWS / Kantor Grab Medan Diserbu Ribuan Driver, Ini Sebabnya

Kantor Grab Medan Diserbu Ribuan Driver, Ini Sebabnya


Seribuan driver ojek online menyerbu kantor manajemen Grab di Komplek CBD Polonia Kota Medan, Rabu (21/3/2018). Mereka protes dan menuding manajemen Grab telah melakukan penipuan karena tidak membayarkan insentif dan promo para driver.

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Seribuan driver ojek online menyerbu kantor manajemen Grab di Komplek CBD Polonia Kota Medan, Rabu (21/3/2018). Mereka protes dan menuding manajemen Grab telah melakukan penipuan karena tidak membayarkan insentif dan promo para driver.

“Kami merasa di tipu, sudah seminggu insentif dan bonus kami tidak dibayarkan,” kata Syamsul, salah satu driver yang sudah menarik ojek online selama setahun.

Para driver mengaku tidak tahu alasan kenapa insentif dan bonus promo mereka tidak dibayarkan. Karena pihak manajemen di Medan juga terkesan buang badan saat para driver menanyakan hal tersebut.

“Kalau ditanya pasti mereka cuma bilang ada kesalahan sistem dan menyerahkan ke pusat,” kata Syamsul.

Per harinya, para driver biasanya mendapat sampai Rp150 ribu jika menyelesaikan 25 orderan. Selama seminggu ini mereka mengaku mengalami kerugian hingga Rp750 ribu per minggunya.

Baca Juga:  Menteri Agraria & Wali Kota Serahkan 500 Sertifikat Tanah Gratis

“Udahlah tidak sebanding bayarannya. Ini malah gak keluar pula insentifnya,” katanya.

Para driver juga mengeluhkan perubahan skema yang dilakukan manajemen. Awalnya, para driver hanya punya target 20 orderan. Namun sekarang s7dah berubah hingga 25 orderan dalam sehari.

“Gak pernah manajemen itu bilang ke kita kalau ada berubah. Makin hari makin berat. Karena berubahnya juga gak ada koordinasi sama kita di lapangan. Maunya mereka itu lihat ke lapangan. Janan cuma ada di kantor. Kami juga punya keluarga untuk dinafkahi,” kata Renaldo driver lainnya.

Hingga berita ini diturunkan aksi unjuk rasa para driver Grab ini masih berlangsung. Unjuk rasa sempat diwarnai kericuhan saat para driver memaksa masuk ke dalam kantor. [ska]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up