Kantor Kepala Desa Ajijulu Dilalap ‘Sijago’ Merah, Dokumen Penting Ikut Ludes

38

EDISIMEDAN.com, KARO- Kebakaran kembali terjadi dalam wilayah Kabupaten Karo. Kali ini, ‘sijago’ merah menghanguskan Kantor Kepala Desa Ajiujulu, Kecamatan Tigapanah, Jumat (25/5/2018) malam sekira pukul 22:30 Wib.

Meskipun tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp350 juta. Arsip dan surat-surat penting ikut ludes. Empat unit rumah warga yang bersebelahan dengan kantor terpaksa dirusak agar api tidak merembet ke rumah warga lainnya.

Hanya berkisar 1,5 jam, api langsung membakar dan meratakan Kantor Kepala Desa yang hanya terbuat dari papan. Karena posisi kantor berada diatas Balai Desa (Jambur), sehingga api ikut menyambar tiang depan penyangga jambur.

“ Tadinya aku udah mau tutup kedai, tapi ku lihat ada api di atas kantor. Ya langsung aku panggil warga, karena kantor terbuat dari papan. Cepat skali apinya membesar,”ujar pengusaha kedai kopi di Desa Ajijulu, Riswanto Sinuhaji melalui telepon seluler, yang rumahnya terpaksa ikut dirusak, Sabtu (26/5/2018).

Dikatakannya, kejadian tersebut sangat mengejutkan. Warga yang rumahnya berdekatan dengan kantor ikut panik. Api yang berkobar selama 1,5 jam akhirnya berhasil dipadamkan setelah 3 unit mobil damkar milik Pemkab dan Kecamatan datang ke lokasi.

“Kalau menurutku, kebakaran ini akibat hubungan pendek arus listrik (korlesting). Karena sebelum terbakar, Kepala Desa dan perangkat sempat berada di kantor untuk menempel poster Pemilu. Yah, semuanya ikut ludes termasuk urat-surat penting dan inventaris kantor,”ujarnya.

Sementara Kepala Desa Ajijulu, Matius Peranginangin ketika dikonfirmasi menyebutkan jika kebakaran terjadi sekira pukul 22:00 Wib. Karena dirinya dan aparat desa sempat berada di kantor mengadakan rapat sekalian ada yang akan dikerjakan. Usai bekerja, mereka langsung turun dan menutup kantor untuk kembali pulang ke rumah masing-masing.

“Sebagian aparat ada yang belum langsung pulang ke rumah, ada yang masih ke kedai kopi. Namun tak berselang 15-20 menit. Kami melihat api telah membesar, mungkin ada yang korsleting. Sementara posisi kanor agak tersembunyi jadi gak kelihatan kalau ada api tadi,”ujarnya.

Kapolsek Tiga Panah AKP Banuara Manurung saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut. “ Iya, Kantor Kepala Desa dan sebagian Losd (Balai/Jambur). Begitu juga ada 4 rumah warga yang sengaja dirusak agar apai tidak merembet. Kita bersyukur tak ada korban jiwa. Namun kerugian material mencapai ratusan juta,”ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Kasi Penanggulangan Kebakaran Pemkab Karo, Teguh Karya Purba, SH melalui telepon seluler. Rumah warga yang dirusak diantaranya Bebas Sinuhaji (60), Riswanto Sinuhaji (49), Longsi br Karo (80) dan Peri Ginting (45).

“Sekitar pukul 22:00 Wib, kami menerima laporan dari Bisman Sembiring (43) katanya ada kebakaran. Sehingga 2 unit damkar dan 1 unit lagi dari Kecamatan kita kerahkan diikuti 25 orang personil,”ujar Purba. [Anita]

Apa Tanggapan Anda?