Kasus Pemecatan Sepihak Tenaga Honorer RS Bangkatan Binjai Ditangani Disnaker Provsu

120
Puluhan tenaga kerja kontrak RS Bangkatan Binjai yang di pecat sedang berada di kantor dinas tenaga kerja kota Binjai bersama anggota DPRD Binjai Jonita Agina Bangun pendiri Rumah Aspirasi Masyarakat.

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Sebanyak 31 orang tenaga kerja kontrak di RS Bangkatan Binjai dipecat secara sepihak oleh RS Bangkatan Binjai pada tanggal Sabtu,(7/4) kemarin. Kemudian dari 31 orang tersebut sebanyak 13 orang yang di pecat itu secara sepihak itu kembali mengadu ke Rumah Aspirasi Masyarakat di jalan Ir Juanda, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Senin, (16/4) siang.

Pantauan di Rumah Aspirasi Masyarakat, jika sebelumnya mereka datang ke Rumah Aspirasi Masyarakat dengan menyewa satu unit angkutan umum, kali ini mereka datang ke rumah Aspirasi Masyarakat dengan menggunakan puluhan sepeda motor.

Namun sayangnya pendiri rumah Aspirasi Masyarakat Jonita Agina Bangun yang juga anggota DPRD Binjai dari fraksi Hanura tidak berada di tempat.

Saat berada di Rumah Aspirasi Masyarakat satu orang tenaga kerja yang mengaku bernama Leli kepada Edisimedan.com bercerita bahwa sebelum dipecat mereka semua disuruh mengikuti ujian yang katanya untuk penyegaran.

“Manajemen tidak bilang ujian untuk pengurangan karyawan tapi hanya untuk penyegaran dan hasil ujian tidak kami ketahui padahal kami yakin kami lulus,”ucapnya.

BERITA TERKAIT

Dipecat Sepihak, Belasan Tenaga Honorer RS Bangkatan Binjai Datangi Rumah Aspirasi Masyarakat

Parahnya untuk bagian Farmasi, yang dipecat tamatan apoteker dan penggantinya bukan tamatan apoteker.

“Mirisnya lagi ada seorang tenaga kerja kontrak RS Bangkatan inisial M yang sedang cuti hamil juga ikut-ikutan di pecat ,”terang Leli

Selesai dari Rumah Aspirasi Masyarakat, para perawat yang dipecat bergerak ke kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Binjai. Ternyata di sana sudah ada pendiri Rumah Aspirasi Masyarakat Jonita Agina Bangun dan sekretaris kantor dinas tenaga kerja kota Binjai Uzuer.

Sekretaris tenaga kerja Kota Binjai Uzuer kepada wartawan mengatakan kasus ini sudah di limpahkan ke Disnaker Provsu.

“ Peraturannya kalo lebih dari 10 orang yang di pecat di tangani pihak provinsi ,”terang Uzuer.

Pendiri Rumah Aspirasi Masyarakat Jonita Agina Bangun dari fraksi Hanura Binjai kepada waratwan di Rumah Aspirasi Masyarakat mengharapkan pihak dinas tenaga kerja provinsi bertindak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Sebanyak 31 orang yang di pecat ini bisa menimbulkan keresahan di kota Binjai jika tidak di tindaklanjuti oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumut ,”tegas Jonita Agina Bangun. [op]

Apa Tanggapan Anda?