Home / NEWSSUMUT / Kasus Penipuan Nova Zein Libatkan 2 Oknum Polri

Kasus Penipuan Nova Zein Libatkan 2 Oknum Polri


Kasus penipuan dan penggelapan yang melibatkan salah seorang sosialita di Medan bernama Nova Zein ternyata melibatkan dua oknum polisi. Kedua oknum polisi itu masuk dalam jaringan milik tersangka Nova Zein.[edisimedan.com/ska]

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Kasus penipuan dan penggelapan yang melibatkan salah seorang sosialita di Medan bernama Nova Zein ternyata melibatkan dua oknum polisi. Kedua oknum polisi itu masuk dalam jaringan milik tersangka Nova Zein.

Ini disampaikan Direktur Ditkrimum Polda Sumatera Utara, Kombes Andi Rian saat memaparkan perkembangan kasus ini di Mapolda Sumut, Senin (12/3/2018).

Andi mengatakan timnya selama ini masih terus mengembangkan kasus penggelapan dan penipuan dengan tersangka utama Nova Zein, salah seorang ketua yayasan wanita di Sumatera Utara. Hasilnya, mereka menangkap 4 tersangka yang merupakan jaringan penipuan Nova Zein.

“10 hari belakangan ini,tim kita sudah berusaha keras bahkan sampai ke Aceh, Sumbar dan Riau untuk melakukan pengembangan kasus ini. Hasilnya ada 4 tersangka yang kita tangkap,” ucap Direktur Ditreskrimum Polda Sumut Kombes Andi Rian.

Baca Juga:  ⁠⁠Gawat, Pengemudi Ojek Online Diringkus Karena Merangkap Pengedar Sabu

Penangkapan ini kata Andi, karena polisi yang sudah memetakan jaringan Nova Zein menemukan adanya tersangka lain yang berada dibawah jaringan milik Nova Zein.

Salah seorang diantaranya sudah tertangkap terlebih dahulu bernama HTP alias Pulungan. Sedangkan yang lain berinisial AN alias Andika. Dia ditangkap di Banda Aceh.

“Kalau tersangka HTP menyalurkan 20-30 unit kendaraan, tersangka AN telah menyalurkan 18 unit kendaraan roda empat,” terang Andi.

Adapun empat tersangka yang diringkus dari hasil pengembangan ini yakni, tersangka AN ditangkap di Banda Aceh merupakan anggota Bid Propam Polda Aceh, tersangka Jefri ditangkap di Sei Mencirim, Dedi Aceh ditangkap di Tembung dan NO alias Norman merupakan anggotan Polri yang bertugas di Sergai.

“Dari para pelaku hasil pengembangan ini disita 7 unit mobil. Rinciannya, 3 Toyota Fortuner, Dua Kijang Innova dan dua Toyota Avanza,” sebut Andi.

Baca Juga:  Eratkan Silaturahmi Di Ramadhan, Gunakan Paket New Freedom Indosat Ooredoo

BERITA TERKAIT

Sosialita Medan Nova Zein Tersandung Skandal Mobil Rental

Andika kata Andi Rian mendapat mobil ini dari tersangka Nova Zein sebanyak 18 unit. Mobil itu lantas dibagi untuk dijual kepada tersangka Jefri, Dedi dan Norman.

“Kalau yang Fortuner dilepas seharga Rp 190 juta. Untuk komisinya bervariasi ada 1,5 juta, bahkan tiga juta,” pungkas Andi.

Namun katanya, jika dibandingkan dengan 8 laporan polisi yg sudah masuk ke Krimum Polda Sumut, total kendaraan dari Laporan Polisi itu mencapai 76 unit. Sedangkan dalam tahap pertama dan kedua barua ada 11 unit yang sudah berhasil diungkap. Sehingga masih ada 65 unit mobil lagi yang beredar di masyarakat.

“Ada target lain tapi belum bisa kita sampaikan,” pungkas Direktur Ditkrimum Polda Sumut, Andi Rian. [ska]

Terkait


Berita Terbaru