Home / BINJAI / LANGKAT / SUMUT / Kejaksaan Negeri Stabat Siap Laksanakan Perintah Hakim Soal Saksi Palsu Sidang Okor

Kejaksaan Negeri Stabat Siap Laksanakan Perintah Hakim Soal Saksi Palsu Sidang Okor


EDISIMEDAN.COM,LANGKAT- Majelis hakim Pengadilan Negeri Stabat Kelas IB, Sumatera Utara telah melayangkan surat perintah kepada penyidik Kepolisian Resort Langkat melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Langkat untuk melakukan penyidikan kepada Susilawati Sembiring.

 

Wanita yang tinggal di Dusun 7 Bukit Dinding, Desa Besilam Bukit Lembasah, Kecamatan Wampu, Langkat tersebut diduga telah memberi kesaksian palsu sewaktu persidangan perbuatan tidak menyenangkan yang dituduhkan kepada Seri Ukur Ginting alias Okor dkk.

 

Panitera pengganti Aslam Irfan Daulay kepada wartawan menyatakan, pihak PN Stabat Kelas IB telah mengirimkan hasil penetapan hakim terkait perkara nomor 405/Pid.B/2021/PN Stb ke Kejaksaan Negeri Langkat.

 

“Kita sudah melayangkan surat putusan hakim ke jaksa. Selanjutnya jaksa yang akan berkoordinasi dengan penyidik kepolisian,” kata Aslam, Senin 16 Agustus 2021.

Baca Juga:  Yemima Gracia Ginting Juara 1 Key Garden Mencari Bakat Vokal Solo Lagu Karo 2021

Kepala Seksi Intelijen Kejari Langkat, Boy Amali kepada wartawan membenarkan adanya surat tersebut.

 

Dia menyatakan, pihak Kejaksaan akan menindaklanjuti perintah majelis hakim terhadap penyidikan Susilawati Sembiring yang diduga memberi keterangan palsu sewaktu memberi kesaksian di persidangan.

“Kita sudah menerima surat dari Pengadilan. Selanjutnya kita akan tindaklanjuti sesuai permintaan hakim ke penyidik kepolisian sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Langkat AKP Said Husein mengatakan pihak kepolisian belum ada menerima surat penyidikan kasus Susilawati Sembiring.

 

“Kita belum ada terima,” kata Said Husein sewaktu ditanya wartawan terkait surat tersebut.

 

Sebelumnya, pada persidangan yang digelar pada Jumat 13 Agustus 2021, Ketua majelis hakim As’ad Rahim Lubis menyebutkan majelis hakim cukup beralasan menurut hukum untuk saksi Susilawati untuk ditetapkan sebagai tersangka, sesuai pasal 242 KUHPidana.

Baca Juga:  Kader Ragukan Keabsahan Tandatangan Prabowo dalam SK Penetapan Pengurus Partai Gerindra Binjai

 

“Keputusan ini dibuat sesuai dengan hasil berita acara pemeriksaan saksi dipersidangan,” kata As’ad Rahim Lubis.

 

Selain itu, majelis hakim juga meminta agar penyidik Jaksa Penuntut Umum (JPU) melakukan penyidikan kepada Susilawati karena memberi keterangan palsu pada persidangan.

 

“Memerintah penyidik melalui Jaksa Penuntut Umum Kejari Langkat untuk melakukan penyidikan karena diduga memberi keterangan palsu pada hari Selasa 10 Agustus 2021,” katanya sambil mengetuk palu. (op)

Terkait


Berita Terbaru