Home / / Kejatisu Kembalikan Berkas Perkara Penipuan Bos Cemara Asri ke Poldasu

Kejatisu Kembalikan Berkas Perkara Penipuan Bos Cemara Asri ke Poldasu


Pengusaha properti ternama di Medan Mujianto‎ (atas- tiga dari kiri), bersama karyawannya Rosihan Anwar ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Ditreskrimum Polda Sumut Senin (31/1/2018) atas kasus dugaan penipuan. Saat ini kasusnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. [edisimedan.com/istimewa]

EDISIMEDAN.com, MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mengembalikan berkas perkara kasus penipuan yang melibatkan bos PT Cemara Asri Group ‎Mujianto alias Anam dan Rosihan Anwar ke penyidik Polda Sumut. Pengembalian berkas itu, karena terdapat kekurangan materi penyidikan.

“Sudah kita kembalikan, berkas perkara atas nama‎ ‎Mujianto alias Anam dan Rosihan Anwar ke penyidik Polda Sumut pada tanggal 1 Februari 2018 kemarin,” tutur Kepala‎ Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut, Sumanggar Siagian kepada wartawan di Kejati Sumut, Jumat (2/2/2018).

Sumanggar mengatakan, berkas perkara kedua tersangka itu, ‎dilimpahkan tahap pertama oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Sumut ke Kejati Sumut,‎ Selasa (23/1) lalu. Ia mengatakan berkas perkara itu, dinyatakan P-19 atau belum lengkap.‎

“Sudah diteliti oleh Jaksa penelitinya, menyatakan sikap berkas perkara sudah dikembalikan ke penyidikan, karena ada kekurangan. Dengan registrasi perkara P-18 dan P-19,” tutur Sumanggar.

Baca Juga:  BNN Dalami Keterlibatan Petugas Lapas Tanjunggusta

Untuk kasus penipuan yang dilaporkan oleh Armen Lubis selaku korban. Sumanggar menyebutkan Kejati Sumut sudah menunjuk tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menindaklanjuti proses hukum hingga ke Pengadilan Negeri (PN) Medan, nantinya.

“Tim JPU sudah ada, sejak pemberitahuan perkara (SPDP), sudah ada JPU yang ditunjuk menangani perkara ini,” kata Sumanggar.

Diketahui, pengusaha properti ternama di Medan itu, Mujianto‎ bersama karyawannya Rosihan Anwar, resmi ditahan penyidik Ditreskrimum Polda Sumut, Senin 31 Januari 2018. Setelah sebelumnya pada 28 April 2017, menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan.

‎Sementara itu, Mujianto ditetapkan sebagai tersangka atas laporan Armen Lubis (60) dalam kasus dugaan penipuan sesuai dengan STTLP/509/IV/2017 SPKT “II” tertanggal 28 April 2017 dengan kerugian material hingga mencapai Rp 3 milliar. [ska]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up