Kendalikan Penjualan Sabu, Dua Napi di Labuhanbatu Diringkus Polisi

279
Satu dari dua narapidana di Labuhanbatu diringkus polisi lantaran terlibat dalam peredaran narkoba. Keduanya diringkus berkat pengembangan dari tersangka yang berada di luar penjara.

EDISIMEDAN.com, LABUHANBATU- Dua narapidana di Labuhanbatu diringkus polisi lantaran terlibat dalam peredaran narkoba. Keduanya diringkus berkat pengembangan dari tersangka yang berada di luar penjara.

Kedua narapidana yang diringkus itu yakni, Abdullah Syafii, 37, penghuni Rumah Tahanan Cabang Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan narapidana Lapas Klas II A Rantau Prapat atas nama Hotma Aandika Manurung.

“Keduanya diringkus dari keterangan kurir narkoba yang kita tangkap terlebih dahulu,” sebut Kasat Res Narkoba Polres Labuhanbatu Raya AKP Jamakita Purba, Senin (12/3/2018).

Jamakita Purba menjelaskan pengungkapan kasus berawal dari penangkapan tersangan Rudiansyah, 22 warga Kamoung Baru I, Kelurahan Kota Pinang, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Jumat (9/3). Dia ditangkap setelah petugas mendapat informasi darimasyarakat tentang peredaran narkoba.

Dari tangannya, petugas menyita barang bukti lima bungkus paket kecil narkoba jenis sabu-sabu seberat 2,72 gram. Petugas juga mendapati sedotan yang dimodifikasi menjadi sekop dan kaca pirex.

“Petugas kita melakukan penyamaran dan memesan narkoba kepada tersangka. Setelah ada kesepakatan, petugas bertemu dengan tersangka di dekat kediamannya. Dia langsung diringkus,” terangnya.

Petugas melakukan pengembangan. Dari keterangan Rudi, petugas bergerak ke Kampung Makmur. Disana dua tersangka diringkus. Keduanya adalah Aspan Hasibuan, 47 alias Potong dan Ardiansyah, 22 alias Dian.

Keduanya ditangkap saat sedang asik menonton televisi di kediamannya di Kampung Baru Makmur, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labusel.

Dia ditangkap beberapa sesaat setelah Rudiansyah diringkus. Dari tersangka petugas mengamankan Lima kemasan besar berisi 2.176 butir ekstasi, satu kemasan besar berisi sabu 103,16 gram sabu-sabu. Dua paket kecil sabu-aabu 5,23 gram dan satu timbangan listrik.

Tim terus melakukan pengembangan ke tempat ketiga. Giliran Sudarmaji, 56 ditangkap. Petani asal Dusun Sidodadi Desa Pematang Seleng, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu itu ditangkap karena pengakuan tersangka Aspan dan Dian pada Minggu (10/3). Mereka mengaku mendapat sabu dari Sudarmaji.

“Sudarmaji mengaku sebagai kurir yang diperintahkan oleh tersangka Hotma Aandika Manurung,” ungkap Jamak.

Hotma diringkus sekitar pukul 12.00 WIB. Dari tangannya, polisi menyita sebuah handphone yang diduga dipakai untuk mengontrol peredaran narkoba dari dalam Lapas.

Tim terus bekerja. Selanjutnya tim meringkus Abdullah Syafii, 37, penghuni Rumah Tahanan Cabang Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sabtu (10/3).

“Atas pengakuan tersangka Dian Hasibuan bahwa ekstasi yang telah diamankan oleh tim adalah milik tersangka Abdullah Syafi’i,” urainya.

Saat ini, seluruh tersangka sudah diboyong ke Mapolresta Labuhanbatu Raya.[ska]

Apa Tanggapan Anda?