Home / SUMUT / Kepala Sekolah Cabul! Ciumi Leher Siswi SMP Sampai Berbekas

Kepala Sekolah Cabul! Ciumi Leher Siswi SMP Sampai Berbekas


PALUTA, EDISIMEDAN| Tindakan tak terpuji dilakukan KSL, seorang kepala sekolah di Padanglawas Utara (Paluta), Sumut. Lelaki berusia 54 tahun itu melakukan pelecehan seksual pada anak didiknya sendiri.

Aksi bejat pelaku ketahuan, setelah ciuman sang Kepsek meninggalkan bekas merah di leher seorang siswi sekolahnya, sebut saja Mawar. Parahnya, perbuatan memalukan itu dilakukan di ruangan kepala sekolah.

Ulah KSL terbongkar saat NR, ibu siswi malang itu menaruh curiga. Sebab, leher siswi itu merah-merah. Siswi itu awalnya tak mau menjawab pertanyaan NR. Tak habis akal, NR mengambil handphone putrinya. Saat itu dia menemukan SMS dari sang kepala sekolah.

SMS itu tertulis, “Simpan nomor HP bapak, tapi jangan nama bapak buat.”

Melihat SMS tersebut, kecurigaan NR semakin bertambah. NR kemudian memaksa korban untuk cerita. Saat itu, korban masih sempat mengirimkan SMS kepada pelaku. Korban mengatakan bahwa orang tuanya curiga melihat lehernya merah.

Baca Juga:  Anggota DPRD Nisut Kabur Digerebek Istri Berduaan dengan WIL

Tak lama kemudian, SMS itu dibalas oleh sang kepsek. “Katakan saja kepada orang tuamu, bekas merah itu bekas digaruk atau dicubit kawan ketika bercanda agar orangtuamu percaya,” demikian isi balasan SMS dari sang kepsek.

Setelah mengumpulkan semua bukti, NR membuat pengaduan ke Mapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) dengan nomor STPL/348/XI/2015/SU/TAPSEL.

Mendapat laporan adanya pencabulan, Polres Tapsel langsung bergerak dan menangkap oknum kepala sekolah bejat ini. Ia ditangkap di Desa Sidingkat, Kecamatan Padang Bolak, Rabu sore (11/11/2015) lalu.

BACA JUGA
3 Siswi PKL Alami Pelecehan Oknum Pejabat di Kantor DPRD
Begini Cara Istri Menghukum Suaminya yang Selingkuh
Apa Benar Wanita dengan Sulam Alis Rentan Selingkuh?

KSL tak bisa menutupi rasa malunya saat tiba di Mapolres Tapsel. Dia menutup wajahnya dari bidikan kamera wartawan dan berlalri memasuki ruangan pemeriksaan.

Baca Juga:  Jadi Buronan Dua Kejari, Pimpinan Kantor Konsultan Pajak Diringkus di Jakarta

Sementara pengakuan korban, KSL sudah lebih dari satu kali melakukan aksi tak terpujinya itu. KSL selalu melakukan cumbuan di ruang kerjanya.

“Di ruang kepala sekolah, kalau diajak sudah sering tapi kalau dilakukan itu ada tiga kali,” bebernya.

Sementara itu, Kanit PPA Polres Tapsel Aipda H Anil DS SH, bilang, oknum Kepsek itu ditangkap di salah satu rumah kerabatnya. Atas perbuatannya, dia diancam dengan pasal 82 ayat 1 dan 2 UU 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU 23 tahun 2001 tentang perlindungan anak. [ded|bbs]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up