Home / NEWS / Kesaksian Pengungsi Rohingya Bertahun-tahun Hidup dalam Penampungan

Kesaksian Pengungsi Rohingya Bertahun-tahun Hidup dalam Penampungan


Pengungsi Rohingya terdiri dari perempuan dan anak-anak akan mengikuti interview guna penempatan ke negara ketiga yang menampung mereka, yaitu Amerika Serikat

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Ratusan warga Rhakine State masih berada di beberapa penampungan yang ada di Kota Medan hingga Rabu (6/9/2017). Salah satu lokasi penampungannya berada di Hotel Beras Pati, Jalan Jamin Ginting, Medan.

Hingga kini mereka masih menanti untuk dikirim ke negara ketiga untuk melanjutkan hidup mereka. Meski hidup dalam keterbatasan mereka tetap menjalani hari-harinya dengan penuh kesabaran dan rasa syukur.

“Kami banyak berterimakasih kepada orang Indonesia, pemerintah Indonesia, IOM dan pihak lain yang sudah banyak membantu kami selama disini,” ujar Muhammad Masud salah satu pengungsi dari Rakhine State.

Masud mengatakan, dirinya sudah berada di Indonesia selama empat tahun sejak 2014 lalu. Ia hidup di penampungan bersama istri dan anaknya. Saat ini Masud pun telah fasih berbahasa Indonesia. Ia pun banyak membantu rekan-rekannya yang tidak lancar berbahasa Indonesia untuk berkomunikasi.

Bahkan, Ia mengungkapkan pada saat Idul Adha kemarin, mereka mendapatkan sumbangan seekor lembu dan dua ekor kambing untuk disembelih dan dinikmati dengan sesama pengungsi di penampungan.

BERITA TERKAIT
Ribuan Pengungsi Rohingya Hidup Tanpa Status

Sementara itu, sehari-harinya mereka mengisi waktu dengan bermain takraw dan juga belajar beberapa keterampilan. Dengan begitu mereka tidak merasakan kebosanan.

Untuk keamanan mereka, setiap pengungsi diberikan tanda pengenal yang dikeluarkan UNHCR. Kartu tersebut menandakan bahwa mereka adalah pengungsi dari Rhakine State. Di kartu tersebut tertulis nama dan data-data para pengungsi.

Sampai saat ini, mereka belum mengetahui kapan akan dilakukan pemberangkatan ke negara ketiga tempat dimana mereka melanjutkan kehidupa mereka. [buwas]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up