Home / BINJAI / SUMUT / Kisah Prajurit Brimob Binjai Yang Selamat Dari OPM Papua

Kisah Prajurit Brimob Binjai Yang Selamat Dari OPM Papua


Briptu Ari Torong (red gendong anak)

EDISIMEDAN.COM,Binjai –  Hati kecil dan pikiran dari seorang prajurit  Brimob Binjai Briptu Ari Torong langsung mengarah kebuah hatinya Amira,  yang ada di Binjai ketika ia dilarikan kawan-kawannya ke RS Bayangkara  Abepura, provinsi Jayapura, akibat dari serangan oknum-oknum OPM Papua yang menyaru sebagai mahasiswa saat aksi demo mahasiswa Cenderawasih, pada tanggal 23 September  2019 lalu.

Seperti uyang diceritakan oleh Briptu Ari Torong kepada EDISIMEDAN.COM, Selasa,(29/7) siang di Coffe Day. Menurut  Ari peristiwa itu terjadi usai mahasiswa Cenderawasih melakukan aksi demo dan mereka melakukan pengawalan mahasiswa kembali ke asramanya di Expo Waena.

“Kami sekitar 80 personil melakukan pengawalan  terhadap 1000 mahasiswa yang demo kasus mahasiswa monyet dan ketika itu PBB juga sedang melakukan sidang ,”ujar Ari Torong

Ketika kami mau istrahat makan siang tiba-tba sekelompok orang yang gabung dengan mahasiswa menyerang kami. Kami bertahan dengan kekuatan 7 personil, saya berada didepan menahan serangan OPM  untuk menyelamatkan Dansat Kombes Djajuli.

Baca Juga:  Lagi, Terduga Bandar Narkoba, Keok “Digulung” Polres Karo

Saya tertinggal dan menjadi bulan-bulanan OPM, pertama saya menerima hantaman balok di belakang, berdiri kepala saya kembali di pukul dan tiba-tiba kepala saya sudah kena panah sekitar 1 cm. Untung saja tidak kena ke otak kecil.

Karena situasi sudah tidak kondusif maka dilakukan tindakan tegas untuk membubarkan massa dan saya pun dilarikan ke RS Bayangkara, Jayapura. Sampai disana saya sempat 2 hari sekarat , baru kemudian di operasi. Setelah itu sekitar 40 hari kemudian saya di bawa ke Jakarta untuk  perobatan lebih lanjut.

“Bayangkan om ..ketika itu anak saya yang baru lahir prematur baru berumur 1,5 bulan. Keluarga di Binjai sudah resah semua dan mengirim doa kepada saya ,”terang Ari Torong.

Menurut Ari Torong ia diterima sebagai anggota Polri pada tahun 2012, dan pada tagun 2013 bertugas di Brimob Binjai. “Saat bertugas di Pupua saya bersama Danki Penugasan Iptu M.Reza Bachtiar dan Danyon Penugasan AKBP Arike F Ambat ,”jelas Ari Torong.(op)

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up