Kompetisi Mobile Legend AOEI Di Lubukpakam Meriah

33

EDISIMEDAN.COM, LUBUKPAKAM : Upaya organisasi Anggota Olahraga Eletrik Indonesia (AOEI) bersama sang Motivator Gamers Iskandar HP Sitorus untuk menggaet kaum milenial berbakat di dunia games terus berlanjut.

Sukses menggelar sejumlah kompetisi games Player Unknown Battle Ground (PUBG) di Kota Medan, kini sinergi antara AOEI dengan pria yang akrab disapa Bang Is itupun mengembangkan sayapnya keluar Medan.

Kali ini, Lubukpakam sebagai ibukota Kabupaten Deliserdang yang memiliki potensi gamers berbakat menjadi sasaran. Terbukti, lewat kompetisi elektronik sport ternama Mobile Legend (ML) pada Minggu (17/2/2019) lalu, kota itu semakin semarak.

Lebih dari 35 tim atau sekitar 185 orang ikut ambil bagian dalam even bergengsi yang disambut antusias dan meriah yang hadir di Cafe WarungKu, Jl. Galang, sebagai lokasi kegiatan.

Ketua Umum AOEI Muhammad Aldy dalam pembukaan even mengaku salut dengan para milenial di Lubukpakam yang ternyata memiliki potensi gamers luar biasa.

“Awalnya ini memang sekadar ujicoba untuk menakar minat gamers di Pakam. Tapi ternyata, cafe ini tidak cukup menampung gamers yang cukup banyak ingin turut serta berkompetisi. Ini luar biasa” ucap Aldy sumringah.

Senada juga diungkapkan Motivator Gamers Iskandar HP Sitorus yang kembali merasa ‘surprise’ dengan atensi para milenial Lubukpakam dalam dunia games.

“Sebagai kota penyokong Medan, Lubukpakam tidak lagi bisa dipandang sebelah mata dalam hal apapun termasuk dalam dunia gamers” ujarnya.

Kata pria yang merupakan Caleg Gerindra untuk DPR RI ini, hal itu terbukti dengan membludaknya jumlah peserta kompetisi ML yang baru perdana digelar AOEI ini.

“Awalnya kami pesimis apa banyak pesertanya nanti. Tapi ternyata saya salah, ini sangat luar biasa. Dan kami yakin even berikutnya Lubukpakam bakal menjadi kiblat e sport di Sumatera Utara” tandas pria berjuluk si Kancil Dari Medan ini seraya disambut tepuk tangan.

Sementara, alotnya pertandingan membuat panitia menggelar kompetisi ML ini dalam durasi panjang hingga Senin dinihari 18 Februari 2019.

Akhirnya, keluar sebagai juara pertama grup Pejuang PTN. Disusul di tempat kedua Boss Team dan juara ketiga diraih No Mercy.

Ihsan, Kapten Tim Pejuang PTN mengakui bahwa even kompetisi games seperti ini sangat bagus jika digelar secara berkesinambungan di Lubukpakam.

“Bagus bang. Kami harap ini bisa menjadi wadah untuk menampung orang-orang yang memiliki talenta di dalam bidang e-sport. Kami berharap kepada AOEI dan Bang Iskandar terus mengembangkannya dan semangat termasuk terus semangat untuk lolos ke Senayan semoga aspirasi milenial seperti kami dalam dunia games juga bisa terwakilkan oleh Bang Is” harapnya.

Hal senada juga diucapkan Aldo, Kapten Boss Team dan Helmi Sitohang, Kapten No Mercy. Mereka berharap agar event seperti ini lebih digalakkan sehingga menjadi motivasi kawula muda atau milenial dalam menguji kemampuannya hingga berprestasi.(Mahbubah Lubis)

 

Apa Tanggapan Anda?