Korban Kebakaran Pabrik Mancis Sambirejo Masih di Medan

244
Polisi tutup akses kedalam pabrik mancis dan korban kebakaran masih berada di rumah sakit di Medan

EDISIMEDAN.COM,Binjai – Sebanyak 30 orang korban kebakaran pabrik mancis di Sambirejo, Kabupaten Langkat masih di identifikasi di salah satu rumah sakit di Medan. Sumber menyebutkan identifikasi tersebut bisa memakan waktu seminggu.

Rencananya  semua korban akan di makamkan bersama di salah satu pekuburan di Langkat demikian informasi yang dikumpulkan EDISIMEDAN.COM,Sabtu,(22/6) siang dilokasi tersebut.

Selain masalah itu, dua orang sudah diamankan oleh polisi terkait peristiwa naas ini. Keduanya masing-masing pria inisial B, warga Jalan Bintang Terang  dan seorang wanita inisial L . Kapolres Binjai AKBP Tri Nugroho melalui Humas Polres Binjai  Iptu Siswanto Ginting membenarkan penangkapan keduanya.

“Sudah ditangkap dan sedang diproses penyidik di Polres Binjai ,”kata Kapolres Binjai melalui Humas Polres Binjai Iptu Siswanto.

Namun sejauh ini pihak kepolisian belum juga mengamankan bos PT KU inisial Mr L. Diduga Mr L adalah pemilik sekaligus bos pabrik mancis tersebut. Dan disebutkan pabrik mancis tersebut juga ada di Perdamaian Langkat.

Sementara itu Kepala Puskesmas Sambirejo Langkat Harlina SKM kepada wartawan mengatakan pihaknya rutin melakukan cek kesehatan bagi 32 orang pekerja pabrik mancis Sambirejo yang terbakar itu. “ Selain disini pabrik ini juga ada di Perdamaian Langkat juga dengan 32 orang pekerja dan saat kejadian itu para pekerja ada mendapatkan makanan dari tetangga sehingga mereka banyak yang makan di dalam ,”kata Harlina SKM

“Saat mencek kesehatan di dalam pabrik saya tidak ada melihat alat pelindung keamanan di dalam pabrik itu ,”terang Harlina SKM.

Disisi lain pasca peritiwa naas itu, lokasi tersebut masih saja ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah. Miris dan sedih memang karena kabarnya gaji mereka hanya sekira Rp 25 per-mancis. Dan terlihat juga sejumlah TV nasional hadir disitu untuk melaporkan peristiwa terkini. (op)

Apa Tanggapan Anda?