Home / BINJAI / KRIMINAL & HUKUM / LANGKAT / SUMUT / Kordinator GEMBIRA Minta Kapoldasu Tuntaskan Kasus Pengrusakan Rumah Okor Ginting

Kordinator GEMBIRA Minta Kapoldasu Tuntaskan Kasus Pengrusakan Rumah Okor Ginting


EDISIMEDAN.COM,MEDAN – Kordinator Gerakan Masyarakat Bersatu Indonesia Raya Sumatera Utara Yudhi William Pranata meminta kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak melalui Dirkrimum agar segera memproses laporan masyarakat dengan Nomor : STTLP/B/947/VI/SPKT/Polda Sumut pada tanggal 8 Juni 2021 dan Nomor Laporan : LP/275/V/2021/SU/Lkt pada tanggal 23 Mei 2021.

Hal tersebut diatas disampaikannya pada Press Konfrence bertempat di Café Community Jalan Sisingamangaraja,Medan, Senin,(19/70 siang.

Dalam Pers Konfrence itu Yudhi menyampaikan bahwa sampai saat ini terlapor atas nama Mayhendra PA,warga Desa Besilam, Bukit Lembasa,Kabupaten Langkat sejak sebulan yang lalu belum juga di proses oleh pihak Poldasu.

“Anehnya sampai saat ini rumah Mayhendra di Bukit Lembasa, Kabupaten Langkat malah dijaga ketat polisi. Ada apa ini rumah terlapor kok malah di jagai ,”kata Yudhi William Pranata

Baca Juga:  Yudi Pranata : Komisi C DPRD Binjai Selesai Bahas Anggaran R-APBD Binjai 2020

Yudhi William Pranata menyebutkan Mayhendra dan kawan-kawan terduga otak pelaku dan provokator penyerangan dan pengrusakan rumah tokoh masyarakat Bukit Lembasa Bukit Dinding, Okor Ginting.

“Untuk itu kami hari ini meminta kepada Kapoldasu melalui Dirkrimum memanggil Kapolres Langkat yang lama untuk menyelesaikan masalah ini.

Kemudian Yudhi juga mendesak Kapodasu melalui Kabid Propam Poldasu untuk pro aktif dalam menyikapi tentang adanya personil kepolisian yang menjaga rumah Mayhendra yang sampai saat ini berstatus terlapor dan diduga sebagai otak provokator dalam pengrusakan rumah Okor Ginting.

“Kita minta kepada kapoldasu bentuk tim monitoring agar terjun langsung ke tempat kejadian perkara tempat kejadian perkara tentang penyerangan dengan menggunakan senjata tajam dan pengrusakan rumah serta gubuk yang dibakar oleh Mayhendra dan kawan-kawan yang disaksikan oleh oknum penegak hukum.

Baca Juga:  Meresahkan, 'Polisi Cepek' di Jalinsum Kena Ciduk

“Kiranya agar Kapoldasu bergerak cepat melalui kabid propam untuk menarik personil yang diduga menjaga rumah Mayhendra di Desa Besilam Bukit Lembasa,Langkat. Yang mana fakta dilapangan banyak berkibar bendera merah putih sementara tidak ada peringatan hari  besar, ini  terkesan sebagai provokator ,”ujar Yudhi William Pranata.

“Kami sebagai control social akan terus mengawal dan menyikapi permasalahan ini sampai tuntas dan akan terus mendesak kapolsasu segera menangkap Mayhendra dan kawan-kawan ,”kata Yudhi

Untuk itu kami beri waktu 3 x 24 jam kepada pihak penegak hukum agar menuntaskan permasalahan ini hingga selesai, jika tidak tuntas juga maka kami akan turun dengan mahasiswa dan masyarakat yang lebih besar lagi ,”pungkas Yudhi William Pranata.

Sekedar diketahui penyerangan rumah tokoh masyarakat Okor Ginting di Desa Besilam, Bukit Lembasa,Kabupaten Langkat terjadi pada tanggal 22 Mei 2021 lalu sekira pukul 16.00 Wib.

Baca Juga:  Hairul Sembiring Reses Warga Kelurahan Tanah Merah Binjai Selatan Keluhkan Jalan Dan Paret

Mayhendra sendiri dilaporkan oleh Indra Sakti Ginting warga Dusun VII, Bukit Dinding, Desa Besilam Bukit Lembasa,Kecamatan Wampu,Kabupaten Langkat dengan STTLP/B/947/VI/2021/SPKT/Polda Sumut pada 8 Juni 2021. Indra Sakti Ginting merupakan anak dari Okor Ginting (op)

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up