Korupsi Pengadaan Komputer Disdik Dairi, PPK dan Rekanan Diperiksa Kejati Sumut

176

EDISIMEDAN.com, MEDAN-  ‎Wilfred Sianturi selalu pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam kegiatan proyek pengadaan komputer di sejumlah sekolah di Kabupaten Dairi dan Cut Dian Meutia, Direktur CV Hati Mulia, selaku rekanan diperiksa penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumut, Rabu (5/4/2017).

Keduanya diperiksa sebagai tersangka dalam kegiatan yang diduga merugikan negara sebesar Rp800 juta dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2012 dengan pagu senilai Rp 2 miliar tersebut.

“Keduanya hadir dalam pemeriksaan hari ini. Selain Wilfred Sianturi dan Cut Dian Meutia, Pasder Brutu juga hadir pada pemeriksaan hari ini. Mengenai penahanan, kita belum bisa pastikan. Nanti menunggu apa kesimpulan penyidik,” kata Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian kepada wartawan.

Wilfried dan Cut Dian ditetapkan sebagai tersangka sekitar dua pekan lalu. Sedangkan Pasder Berutu yang dalam kasus ini sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dairi sudah ditahan di Rutan Tanjung Gusta Medan sejak beberapa pekan lalu.

Diberitakan sebelumnya proyek ini menggunakan dana alokasi khusus (DAK) Tahun Anggaran 2012 dengan pagu senilai Rp 2 miliar. Tim ahli dari Politeknik Negeri Medan telah dilibatkan dalam pemeriksaan kasus ini. Ditemukan 4 item kegiatan yang tidak sesuai dengan sfesifikasi dalam kontrak. Kemudian dilakukan audit kerugian negara oleh akuntan publik dan didapatkan jumlah kerugian negara sekitar Rp 800 juta. [ska]

Apa Tanggapan Anda?