KPU: Hasil Tes Kesehatan Bersifat Final dan Mengikat Pilgub Sumut 2018

0
71
TES KESEHATAN. Ketiga pasangan cagub dan cawagub Pilkada Sumut 2018 menjalani tes kesehatan hari kedua, Jumat (12/1/2018). Ketiga pasangan tersebut adalah Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Edy-Ijeck), Jopinus Ramli Saragih-Ance Selian (JR Saragih-Ance), dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djarot-Sihar). [edisimedan.com/istimewa]

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Seluruh hasil tes kesehatan terhadap ketiga paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara selama dua hari yang dilakukan tim dokter akan diserahkan ke KPU Sumut.

Hasil rekomendasi tim dokter tersebut selanjutnya akan dibawa ke dalam rapat pleno KPU Sumut untuk menentukan lulus atau tidaknya pasangan calon dari tes kesehatan tersebut.

Jika salah satu dari tiga tes kesehatan tersebut dinyatakan gagal oleh tim dokter, maka KPU Sumut akan menyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) pada calon yang tidak lulus dan harus diganti oleh calon lainnya berdasarkan rekomendasi dokter.

Menurut Divisi Teknis KPU Sumut Benget Silitonga, ada tiga aspek yang akan dinilai dalam tes kesehatan terhadap ketiga paslon yang akan maju dalam Pilkada Sumut 2018.

Ketiga aspek tersebut adalah psikologi, kesehatan, dan narkotika.

“Kami informasikan, nantinya keputusan bersifat mengikat dan final. Semua aspek yang ditentukan harus dipenuhi oleh pasangan calon,” tegasnya.

BERITA TERKAIT

Parpol Bisa Ganti Cagub/Cawagub Jika Tidak Lolos Tes Kesehatan

Diketahui, tiga pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada Sumut 2018 kembali menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, di Jalan Bunga Lau, Kota Medan, Jumat (12/1/2018). Ini merupakan hari kedua pemeriksaan kesehatan.

Ketiga pasangan bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Edy-Ijeck), Jopinus Ramli Saragih-Ance Selian (JR Saragih-Ance), dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djarot-Sihar) hadir di RSUP Haji Adam Malik sekitar pukul 08.00 WIB.

Ketua Tim Pemeriksa Kesehatan Pilkada 2018 dr Ramlan Sitompul mengatakan, pada pemeriksaan kali ini, ketiga pasangan calon diperiksa kondisi kesehatan secara medis.

Pemeriksaan mulai dari kesehatan mata, penyakit dalam, sampai pengambilan sampel darah, dan urine.

“Ketiganya dilakukan pengambilan darah dan tes urine di Gedung Paviliun RSUP Haji Adam Malik,” kata dr Ramlan, Jumat (12/1/2018).

Dia menjelaskan, pada hari pertama tes kesehatan pada Kamis (11/1/2018), ketiga pasangan calon Pilkada 2018 hanya dominan tes psikologi.

Untuk hari kedua ini tes kesehatan ketiga paslon lebih dominan benar-benar kepada kesehatan. “Hari ini ada dari Badan Narkotika Nasional. Juga akan dilakukan USG. Intinya semua bagian tubuh paslon diperiksa,” ucap Ramlan. [ded]

Apa Pendapat Anda?