Home / POLITIK / KPU Medan Gandeng Kodim 0201/BS Pemutakhiran DPT Pilgub 2018

KPU Medan Gandeng Kodim 0201/BS Pemutakhiran DPT Pilgub 2018


Ketua KPU Kota Medan, Herdensi Adnin usai sosialisasi pemilu dalam kegiatan Apel Danramil dan Babinsa Kodim 0201/BS yang berlangsung di Wisma Benteng, Rabu (20/12/2017) Medan. [edisimedan.com/edho]

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan mengandeng Kodim 0201/BS dalam pemutakhiran data pemilih pada Pemilihan Gubernur Sumatra Utara 27 Juni 2018 mendatang.

KPU beralasan, dengan mengandeng Kodim 0201/BS akan mempermudah pendataan pemilih yang berada di dalam kompleks atau asrama TNI yang berada di Medan.

“Dimana yang di data itu adalah keluarga dari prajurit, dimana istri dan anak serta pensiunan tni yang bermukim di dalam kompleks tersebut,” kata Ketua KPU Kota Medan, Herdensi Adnin usai sosialisasi pemilu dalam kegiatan Apel Danramil dan Babinsa Kodim 0201/BS yang berlangsung di Wisma Benteng, Rabu (20/12/2017) Medan.

Didampingi Pasiter Kodim 0201/BS, Mayor Inf Budi dan Pasi Intel Kodim 0201/BS, Kapten Kav Prima, Herdensi menegaskan, meskipun aparat TNI dibatasi hak memilih oleh undang-undang akan tetapi keluarganya punya hak memilih.

Baca Juga:  Soal Pemasangan APK, KPU Sumut Dinilai Telah Rugikan Paslon Pilgubsu

BACA JUGA

Menurut Herdensi, adalah kewajiban KPU untuk melakukan pendataan dan pendaftaran kepada mereka untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatra Utara pada 2018.

Dilanjutkannya lagi, KPU ingin memastikan apakah para penghuni kompleks atau asrama telah masuk dalam DPT termasuk pemilih baru atau personil tni yang telah pensiun.

“Hal yang sama kita juga mengandeng Polrestabes Medan, untuk mendata para penghuni yang tinggal di asrama polisi,” jelasnya.

Tentu untuk tekhnisnya, lanjut Ketua KPU Medan, ia bersama komisioner segera berkordinasi dengan KPU Sumut tentang bagaimana teknis melibatkan personil TNI/Polri dalam teknis pemutakhiran data pemilih yang berada di dalam asrama baik itu TNI maupun Polri.

Ditegaskannya lagi soal netralitas sudah jelas diatur dalam undang-undang pemilu bahwa TNI, Polri dan ASN tidak boleh mengkampanyekan atau mengajak memberikan dukungan terhadap calon tertentu.

Baca Juga:  PDIP Umumkan Cagub dan Cawagub Sumut Pekan Ini

BACA JUGA

Selain melibatkan TNI/Polri, juga melibatkan aparatur pemerintah dalam hal ini kelurahan dan kecamatan untuk membantu pendataan dikawasan kompleks perumahan yang mana penghuninya jarang berada di rumah.

Senada dengan itu Pasiter Kodim 0201/BS, Mayor Inf Budi menegaskan dengan adanya acara sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi para personil Babinsa tentang kewenangan.

Budi menegaskan, tentunya para personil bisa mengetahui tentang batasan dan kewenangan baik itu sebelum dan sesudah pendaftara, kampanye maupun pada saat pemilihan.

Sebagaimana diketahui kegiatan Apel Danramil dan Babinsa langsung dibuka Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Bambang Herqutanto. [dro]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up