Home / PENDIDIKAN / Kunker di Karo, JR Saragih Tawarkan Kerjasama Wisata dan Lahan Pengungsi

Kunker di Karo, JR Saragih Tawarkan Kerjasama Wisata dan Lahan Pengungsi


KUNKER. Bupati Simalungun JR Saragih melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (21/3/2017)

EDISIMEDAN.com, TANAHKARO – Bupati Simalungun JR Saragih melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karo. Dalam kunjungan kerjanya, JR Saragih menekankan beberapa hal demi kemajuan dua kabupaten itu.

Sekira pukul 09.30 WIB Bupati Simalungun JR Saragih tiba di Kantor Bupati Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Dalam melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karo, Bupati Simalungun JR Saragih Kepala Dinas Pendapatan, Bapedda, Tiga Staf Ahli Pemerintah Kabupaten Simalungun, Asisten Sekda, Kepala BKD, Kepala Dinas Keuangan, Infokom, Kabag Hukum dan Satpol.

Sementara itu, dalam pertemuan tersebut JR Saragih diterima dengan baik oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana beserta jajarannya yakni Sekda Kabupaten Karo, Bappeda, KLH, Dispenda lalu ada Staf Ahli, PTMD Kabupaten Karo, Dinas Pertanian, BKD, Pekerjaan Umum.

Di sini, pria kelahiran 10 November 1968 ini mengungkapkan beberapa hal untuk memajukan Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Karo, Sumatera Utara dalam menumbuhkan PAD di Sumatera Utara khususnya di dua kabupaten tersebut.

Di Kesinergian kedua Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Karo, Sumatera Utara akan membentuk MoU, selain itu Bapedda Karo dan Simalungun harus aktif. Bahkan, keduanya akan menemui Bupati yang ada di perbatasan yakni Pakpak dan Dairi, sehingga gaung kerjasama dua kabupaten ini bisa mencapai tujuan yang menjadi bagian dalam mendukung program kinerja Presiden Jokowi dalam memajukan Danau Toba.

Baca Juga:  Kampus UINSU Disemprot Disinfektan

“Kita harus fokuskan pesta budaya. Kita harus mempersatukan, yang berbeda adalah Simalungun, Karo, Pakpak dan Dairi dan ini harus menjadi satu untuk membawa nama Sumatera Utara,” ucap Bupati Simalungun JR Saragih di Kantor Bupati Kabupaten Karo di Jalan Jamin Ginting, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (21/3/2017).

Menurutnya, ada beberapa hal yang ingin disampaikan karena ini merupakan prinsip untuk membangun perekonomian daerah baik di Kabupaten Simalungun maupun di Kabupaten Karo karena bagi kami ini menjadi bagian dari Kabupaten Karo dan Kabupaten Simalungun.

Untuk poin pertama, JR Saragih mengungkapkan dari sisi pariwisata bila Sumatera Utara memiliki pesta Danau Toba yang merupakan warisan leluhur di mana Danau Toba memiliki air yang bisa dinikmati, kemudian di Karo pun memiliki kesamaan dengan Simalungun yakni terdapat pesta bunga dan di Simalungun ada Pesta Rondang Bintang.

Baca Juga:  Prof. Syawal Gultom: PPG 2020 ini Jadi Harapan Baru dalam Ubah Cara Berpikir 25 juta Generasi Masa Depan Indonesia

“Kita ingin keduanya disatupadukan sehingga gaungnya bisa diterima seluruh kalangan wisata. Apalagi Kabupaten Karo sedang musibah akibat Gunung Sinabung dan tentunya membawa dampak buat wisatawan yang datang ke Kabupaten Karo turun,” paparnya.

Bupati Kabupaten Karo Terkelin Brahmana SH menuturkan bila dari tradisi budaya Karo dan Simalungun memiliki kesamaan sehingga tidak susah untuk melakukan kolaborasi. Dari sisi pengangkatannya harus dipikirkan agar kemasannya jadi lebih besar. Ini menjadi hal yang positif dalam mendukung pariwisata yang menjadi fokus dari perhatian Kabupaten Karo.

“Tentunya kita harus membuat paket wisata sehingga, akan memudahkan wisatawan datang ke Simalungun dan Karo. Daya tarik wisatawan tentu akan lebih banyak datang,” paparnya.

Lalu, poin kedua Bupati Simalungun JR Saragih menyatakan bila Kabupaten Karo dengan Kabupaten Simalungun ingin ada tempat event di bagian perbatasan yaitu di Pakpak dan Dairi, di mana perbatasan Karo dengan Simalungun memiliki tugu sehingga bisa dibuat begitu indah.

“Kita harus menjadi terbaik bukan sekedar jadi penonton. Masing-masing harus proaktif dan ini menjadi bagian dari konsentrasi Jokowi dalam menghidupkan Danau Toba. Kita harus menyambut apa yang disampaikan presiden dengan bergandeng tangan,” tambahnya.

Baca Juga:  Ini Pesan Moral JR Saragih untuk Gereja HKBP

Point berikutnya adalah persoalan pengungsian yang ada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Di sini, dalam kinerja semangat baru JR Saragih memberikan solusi kemudahan untuk Kabupaten Karo dalam menuntaskan persoalan pengungsi.

“Kita harus mendukung, dan ingin memberikan untuk mengurangi beban di Kabupaten Karo dari sisi pengungsian. Di wilayah kami, yakni di Dolok Silo masih banyak lahan, sehingga bisa mengurangi beban di Kabupaten Karo, Sumatera Utara yakni terdapat ada 7.000 pengungsi,” lanjutnya tersenyum.

Mendengar hal ini pun, Bupati Kabupaten Karo Terkelin Brahmana menyambut positif. Diakuinya, dengan ide dari JR Saragih menjadi langkah yang baik dalam menanggulangi pengungsi akibat bencana Gunung Sinabung.

“Melalui pertemuan ini mendapatkan titik baik untuk merelokasi para pengungsi, ini menjadi hal yang positif buat Kabupaten Karo Khususnya dari bantuan yang datang dari Bupati Simalungun JR Saragih,” tukasnya.[ftr]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up