Home / BISNIS / Lagi, 9 WP Bakal Disandera Karena Berpotensi Rugikan Negara Rp 223 Miliar

Lagi, 9 WP Bakal Disandera Karena Berpotensi Rugikan Negara Rp 223 Miliar


TUNGGAK PAJAK. Kepala Kanwil DJP Sumut I, Mukhtar saat kegiatan Media Gathering bersama rekan Jurnalis, Kamis (18/5/2017).

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Kantor Wilayah (Kanwil) Dirjen Pajak Sumut I kembali mengeluarkan ancaman penyanderaan (gijzling) terhadap 9 Wajib Pajak (WP) yang melakukan penunggakan.

“Sembilan Wajib Pajak ini sudah kita upayakan berbagai upaya hukum lainnya,tapi sampai dengan saat ini tidak ada itikad mau membayar, sehingga dalam hasil gelar perkara yang kita lakukan, dalam waktu dekat akan kita lakukan penyidikan dan penyanderaan kepada mereka,” kata Kepala Kanwil DJP Sumut I, Mukhtar kepada wartawan, Kamis (18/5/2017).

Mukhtar menjelaskan dari hasil gelar perkara, akibat tunggakan yang dilakukan oleh ke 9 Wajib Pajak itu negara berpotensi mengalami kerugian sebesar Rp 223 miliar.

“Tapi ini bisa berubah, kalau misalnya ada yang bayar tentu jumlahnya berkurang. Tapi bisa juga bertambah jika nantinya hasil temuan kita atau hasil evaluasi penerimaan kita ternyata masih ada wajib pajak yang menunggak tentunya potensi kerugian bisa meningkat lagi,” terang Mukhtar.

Baca Juga:  Ribuan Buruh Merayakan May Day Bersama BPJS Ketenagakerjaan

Mukhtar mengaku tidak hanya sembilan wajip pajak itu, sebenarnya ada beberapa wajib pajak lain yang menunggak. Namun, data wajib pajak yang menunggak itu masih belum valid.

“Mungkin kalau data dari petugas sudah valid, jumlah wajib pajak yang menunggak lebih banyak, potensinya pun diperkirakan mencapai Rp 500 miliar. Yang sembilan ini yang sudah valid kita ketahui,” bebernya.

“Kesembilan wajib pajak ini berasal dari Medan dan Luar Medan yang punya usaha di Medan. Mereka dari sektor perkebunan, sektor perdagangan, dan sektor Industri,” imbuh Mukhtar.

Dalam kesempatan itu, Mukhtar juga mengatakan hingga tanggal 17 Mei 2017, penerimaan pajak di Kantor Wilayah Dirjen Pajak Sumut I mencapai 5,5 trilyun rupiah. Jumlah ini berkisar 28 persen lebih dari target yang ditetapkan pemerintah untuk DJP Sumut I yaitu sebesar Rp 19,3 trilyun.

Baca Juga:  Awasi Peredaran Apel Amerika, Disperindag Siantar Sidak Toko Buah

“Dibandingkan dengan tahun lalu pada periode yang sama, realisasi penerimaan ini  lebih baik dan meningkat hampir 24 persen. Peningkatan realisasi ini kemungkinan karena faktor program  tax amnesti kemarin,” pungkasnya. [ska]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up