Lagi, Walikota Tebingtinggi Raih Penghargaan K3

355

EDISIMEDAN.COM, TEBINGTINGGI- Walikota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menerima penghargaan sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3) Nasional Tahun 2016 yang diserahkan Menteri Ketenagakerjaan RI M Hanif Dhakiri di Birawa Hotel Bidakara Jakarta.

Kabag Humas PP Tebingtinggi Drs Bambang Sudaryono, dalam keterangan pers, Kamis (19/5/2016) mengatakan, penghargaan serupa juga sudah pernah di terima pada tahun 2015, Walikota Tebingtinggi juga menerima penghargaan yang sama dari Menteri Ketenagakerjaan RI.

“Penghargaan itu diberikan atas komitmen Walikota Tebingtinggi dalam melakukan pembinaan Sistem Manajemen K-3 di Kota Tebingtinggi. Dalam acara tersebut Menteri Ketenagakerjaan RI juga menganugerahkan penghargaan serupa kepada 13 Gubernur dan 26 Bupati/Walikota se Indonesia ,” ujar Bambang.

Rencananya akan diserahkan Penghargaan Nihil Kecelakaan (Zero Accident Award) kepada 106 perusahaan di Provinsi Sumatera Utara, dan sebanyak 22 diantaranya adalah perusahaan dari Kota TebingTinggi termasuk Direktur RSUD dr Kumpulan Pane, Dr Nanang Fitra Aulia, SpPK dan Direktris RS Sri Pamela Medika Nusantara, Dr Hj Nina Zuliani, Mars.

“Pelaksanaan Sistem Menejemen K-3 di setiap perusahaan adalah suatu keharusan dalam rangka perlindungan dan peningkatan kesejahteraan pekerjaan-buruh. Sistem menejemen K-3 harus dibudayakan dalam menghadapi berbagai tantangan di era perdagangan bebas,” terang Bambang mengutip ucapan Walikota Umar Zunaidi.

Walikota Tebing Tinggi juga mengucapkan terima kasih kepada pihak RSUD dr H Kumpulan Pane dan pihak RSU Sri Pamela Medika Nusantara atas kerja keras yang telah di lakukan sehingga mendapat penghargaan Zero Accident Award.

“Manajemen Sistem Manajemen K-3 di setiap rumah sakit adalah sangat penting untuk menjamin keselamatan dan dan kesehatan kerja paramedic dalam memberikan pelayanan prima kepada setiap pengguna jasa (pasien),” jelas Bambang.

Penghargaan itu diberikan atas komitmen Walikota Umar Zunaidi Hasibuan dalam Pembinaan K3 lewat berbagai kebijakan diantaranya, memberikan penghargaan kepada pengusaha yang telah melaksanakan program K3 dan penghargaan tersebu diberikan setiap tahun saat peringatan Hari Jadi Kota Tebingtinggi.

Melakukan kegiatan pencanangan bulan K3, melakukan pengawasan K3 di Perusahaan membuat sosialisasi lewat spanduk dan baleho, mengalokasikan dana APBD untuk kegiatan diklat ahli K3 Umum di Kota Tebingtinggi dan mengusulkan perusahaan untuk mendapatkan zero eccident award.

Melalui Kabag Humas PP, Walikota juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Sistim Manajemen K3 harus dibudayakan dalam menghadapi perdagangan bebas, dan Pelaksanaan SMK-3 di setiap perusahaan merupakan satu keharusan dalam rangka perlindungan dan peningkatan kesejahteraan pekerja/buruh.

Walikota juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang menerima penghargaan ‘Zero Accident Award’ yang merupakan buah hasil kerja keras dari perusahaan selama ini, dan semoga pada masa yang akan datang lebih ditingkatkan.

Sedangkan kepada Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Tebingtinggi diharapkan Walikota untuk terus melakukan pembinaan dan pengawasan yang intensif terhadap Sistim Manajemen K3 (SMK3) di setiap perusahaan yang beroperasi di Kota Tebingtinggi sesuai dengan undang-undang yang berlaku. [rdi]

Apa Tanggapan Anda?