Home / MEDAN TODAY / Lantamal Belawan Amankan 21 TKI Ilegal Datang dari Malaysia

Lantamal Belawan Amankan 21 TKI Ilegal Datang dari Malaysia


EDISIMEDAN.COM, BELAWAN- Lantamal I Belawan mengamankan 21 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang datang dari negeri jiran Malaysia, Rabu (20/7/2016).

Selain mengamankan ke-21 TKI, petugas patroli juga mengamankan KM 88 GT 7 beserta nahkhoda dan Anak Buah Kapal (ABK).

Ke-21 TKI ilegal tersebut diamankan di perairan Bagan Asahan saat akan kembali ke Indonesia.

Ke-21 TKI ilegal tersebut adalah laki-laki 11 orang, 8 orang wanita dan 2 orang anak-anak.

1. Zaini (27) warga Pantai Labuh, Serdangbedagai
2. Marten (36) warga Medan
3. Mohammad Hasan (25) warga Surabaya
4. Darlis (31) warga Aceh
5. Manan (26) warga Aceh
6. Kasi (24) warga Aceh.
7. Amri (25) warga Aceh.
8. Bainun raden (25) warga Kota Cane Aceh.
9. Muhammad Tuah Tanjung (30) warga Tanjung Merawa, Deliserdang.
10. Jaffar, batubara (25)
11. Abd Rahman (33) warga Pingrang Sulsel
12. Yuni (31) warga Medan.
13. Puspawati (31) warga Medan.
14. Selvianti Sembiring (23) warga Berastagi.
15.Nuraini (24) warga Tanjung Morawa Deliserdang.
16. Hajijah (35) warga Lok Sukun Aceh.
17. Deandra Syarifah Ayu (17) warga Jalan Letda Sujono Medan
18. Ira (16) warga Padang
19. Nuk Bailis (50) warga Padang.
20. M Raihan (5)
21. M Fahri (2.5) warga Medan

Kadispen Lantaml I Belawan Kapten S Sinaga menceritakan pada Rabu (20/7) Patroli Kemanan Laut (Patkamla) Combat Boat melaksanakan patroli penyisiran di perairan Bagan Asahan, sekitar pukul 01.00 WIB, saat itu patkamla combat boat mencurigai Kapal kecil kira-kira berukuran 7 GT melintas, namun mencurigakan posisi gelap di perairan Kuala Bagan Asahan.

Kemudian kapal tersebut diperiksa oleh Patkamla Combat Boat dan hasilnya ditemukan 21 orang TKI ilegal.

Selanjutnya kapal tersebut di bawa Patkamla menuju ke pos Bagan Asahan untuk dilakukan pemeriksaan.

“Tekong yang mengangkut para TKI ilegal sudah kita amankan begitu juga dengan nakhoda KM 88 beserta ABKnya dan saat ini kita sedang berkordinasi dengan pihak imigrasi untuk proses lebih lanjut,” kata Sinaga. [fad]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up