Home / POLITIK / Legalisir Fotocopy Ijazah SMA JR Saragih Kembali Dipermasalahkan

Legalisir Fotocopy Ijazah SMA JR Saragih Kembali Dipermasalahkan


JR Saragih didampingi Wakil Bupati Simalungun, Amran Sinaga menghadiri langsung sidang agenda Putusan Musyawarah Penyelesaian Sengketa Pilgubsu 2018 di Kantor Bawaslu Sumut, Sabtu (3/3/2018). [edisiMedan.com/Haska Ismail]

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Tampaknya pencalonan Jopinus Ramli Saragih sebagai Calon Gubernur Sumut belum mulus meski sebagian besar permohonannya dimenangkan Bawaslu Sumut.

Pasalnya, Bupati Simalungun itu diadukan ke Tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Sumatera Utara oleh salah seorang warga terkait dugaan pemalsuan legalisir fotokopi ijazah SMA.

BERITA TERKAIT

Adalah Nurmahadi Darmawan, 43 Yang melayangkan gugatan. Dia berprofesi sebagai pengacara.

“Legalisir STTB, dugaan kita itu gak benar. Karena adanya surat Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang menyatakan bahwa mereka tak pernah meleges,” kata Nurmahadi, Kamis (8/3/2018) kemarin.

Sejumlah indikasi pun diungkapkannya. Surat Sekdis yang tidak mengakui legalisir ijazah JR Saragih patut dipertanyakan. Padahal faktanya, JR menjadikan dokumen tersebut sebagai berkas pemenuhan syarat calon mendaftar ke KPU.

Baca Juga:  Hadiri Kampanye Eramas, Sultan Djorghi : Saya dan Bang Ijeck Sahabat Lama

“Makanya kita mohonlah Bawaslu memeriksa keabsahan ini, apa benar. Sebagai masyarakat pemilih dalam alam demokrasi ini kan minta transparansi. Masyarakat kan pengin tahu, klarifikasi . Mungkin dengan laporan kita jadi terbuka,” ungkapnya.

Menurut dia, permasalahan itu akan mendapat titik terang jika Dinas Pendidikan DKI Jakarta bersedia hadir dan memberikan keterangan saat musyawarah sengketa beberapa waktu lalu di Bawaslu. Jika tidak berkenan hadir, maka menurutnya petugas Gakkumdi bisa menghadirkannya. Karena menyangkut pengusutan dugaan pidana yakni pemalsuan.

Dalam rangka penyidikan dalam indikasi pidana, penyidik bisa menghadirkan paksa saksi yang dibutuhkan keterangannya. Ini supaya terang,” tandasnya.

Sebelumnya, pasangan JR Saragih-Ance Selian harus gagal menjadi calon gubernur setelah KPU menggagalkan mereka karena masalah fotokopi legalisir ijazah. Pasangan yang diusung Demokrat, PKB dan PKPI ini kemudian menempuh jalur sengketa ke Bawaslu Sumut yang akhirnya mengabulkan sebagian permohonan mereka. [ska]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up