Home / LANGKAT / NEWSSUMUT / Mahasiswa Binjai Pertanyakan Kasus KNPI dan Gedung DPRD

Mahasiswa Binjai Pertanyakan Kasus KNPI dan Gedung DPRD


DEMO.Mahasiswa Binjai pertanyakan kasus KNPI dan Gedung DPRD

EDISIMEDAN.COM,Binjai – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Satuan Pelajar Mahasiswa dan Pemuda Peduli Kota Binjai, menggelar aksi unjuk rasa damai di gedung DPRD Kota Binjai, yang beralamat di Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, Jumat (27/12).

Dipimpin oleh Kordinator aksi, Mhd Windy Danu dan Zulham Effendi selaku kordinator lapangan, unjukrasa yang berjalan damai tersebut ditemui langsung oleh Ketua DPRD Binjai, H Noor Sri Alamsyah Putra, didampingi oleh beberapa anggota DPRD Kota Binjai lainnya.

Dengan membentangkan beberapa spanduk serta duplikat Keranda Mayat yang bertuliskan “Hukum Mati Koruptor dan Kubur Koruptor, Pemuda peduli kota Binjai Tangkap Koruptor dan DPRD Jangan Kerja di Kolam” kordinator aksi terus menyuarakan tuntutannya dihadapan wakil rakyat.

“Kami nempertanyakan status pembangunan gedung DPRD Kota Binjai yang tak kunjung selesai dengan nilai anggaran Rp 19.432.236.000, dan dengan jangka waktu 450 hari pengerjaan yang dimulai pada tanggal 27 April 2018,” ucap Mhd Windy Danu

Baca Juga:  Tim Inafis Polri Ungkap Dalang Pembunuh Angeline

Sementara itu, Zulham Effendi yang dipercaya menjadi Kordinator lapangan, juga mempertanyakan pelimpahan tentang perkara kasus pengrusakan lahan Eks PTPN2 dengan tersangka Syamsul Tarigan. Sebab dari informasi yang ditemukan sudah dilimpahkan kepada Kejari Kota Binjai.

“Kami juga mempertanyakan sampai dimana Kasus Dana Hibah KNPI Kota Binjai yang di ketuai Arif Rahman Nasution pertahun 2016-2018,” beber Zulham.

Lebih lanjut dikatakan Zulham, Satuan Pelajar Mahasiswa dan Pemuda Peduli Kota Binjai juga mempertanyakan dan meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai terkait dana BOS dan dana BOP tahun 2019 yang diduga kurang transparan.

Pantauan awak media, tak berselang lama saat unjukrasa sedang berlangsung, sekitar 6 orang massa dari AMPI dengan mengendarai mobil, juga ikut bergabung dengan puluhan massa aksi unjukrasa damai. Massa juga melakukan aksi membakar duplikat keranda mayat dan ban bekas. Namun segera dipadamkan oleh Petugas Kepolisian (op)

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up