Home / SUMUT / Kedokteran USU Blacklist Mahasiswa Labuhanbatu, Ini Reaksi Pemkab

Kedokteran USU Blacklist Mahasiswa Labuhanbatu, Ini Reaksi Pemkab


RANTAU PRAPAT| Pemkab Labuhanbatu bersikap cepat dalam mengantisipasi beredarnya isu siswa asal kabupaten tersebut ditolak masuk di Fakultas Kedokteran USU.Melalui Kabag Humas Setdakab Labuhanbatu Sugeng, segera membantah rumor penerapan blacklist dari Universitas ternama di Sumatera Utara itu."Ah, itu hanya isu," ujar Kabag Humas Setdakab Labuhanbatu Sugeng, ketika dikonfirmasi wartawan di Rantau Prapat, Selasa (5/8/2014).Bantahan tersebut muncul terkait munculnya isu universitas ternama itu memblacklist mahasiswa asal Labuhanbatu gegara rendahnya prestasi dan kemampuan seorang mahasiswi yang merupakan putri pejabat tinggi di Labuhanbatu.Informasi yang diperoleh menyebutkan, pada TA 2012-2013 lalu pihak SMA 3 Rantauprapat berhasil mengirimkan delapan siswa untuk masuk ke Fakultas KEdokteran di beberapa PTN. Tiga diantaranya ke USU, yakni, dua ke Fakultas Kedokteran dan seorang lainnya ke Fakultas Kedokteran Gigi USU.Buktinya, kata Sugeng, pihaknya tidak ada menerima surat pemberitahuan tentang itu dari pihak-pihak yang berkompeten manapun. "Tidak ada," ujarnya lagi.Diketahui, salahsatu akun facebook yang bernama Edi Mirando menulis tentang "Kisah malang seorang anak bercita-cita sebagai Seorang dokter, tapi orang tuanya tidak mampu dari Jalur Mandiri dikarenakan ulah anak seorang pejabat di Labuhanbatu, akhirnya USU tidak menerima siswa SMA dari Labuhanbatu untuk Fakultas Kedokteran dari Jalur Undangan.Isu tersebut menjadi perbincangan hangat di grup facebook Anak Asli Labuhanbatu (ASAL) dan menjadi buah bibir di Rantauprapat.Sebelumnya juga, pihak SMA 3 Rantauprapat sebagai sekolah asal mahasiswi tersebut cepat-cepat membantah isu itu."Tidak benar itu. hanya isu," ungkap Maramuda Tambunan, Kepala Sekolah SMA 3 Rantauprapat ketika ditemui di ruang kerjanya, siang tadi. Ditambahkannya, pihaknya samasekali belum menerima surat mengenai hal itu dari pihak manapun. “Tidak ada,” bebernya.Kata Maramuda, pihaknya untuk tahun ajaran 2012-2013 memang berhasil mengirimkan sejumlah siswa/i untuk melanjutkan pendidikan di pelbagai Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur undangan. Bahkan, kata dia, jumlahnya lebih tinggi jika dibanding pada tahun ajaran 2013-2014. [jar|ray]

RANTAU PRAPAT| Pemkab Labuhanbatu bersikap cepat dalam mengantisipasi beredarnya isu siswa asal kabupaten tersebut ditolak masuk di Fakultas Kedokteran USU.

Melalui Kabag Humas Setdakab Labuhanbatu Sugeng, segera membantah rumor penerapan blacklist dari Universitas ternama di Sumatera Utara itu.

“Ah, itu hanya isu,” ujar Kabag Humas Setdakab Labuhanbatu Sugeng, ketika dikonfirmasi wartawan di Rantau Prapat, Selasa (5/8/2014).

Bantahan tersebut muncul terkait munculnya isu universitas ternama itu memblacklist mahasiswa asal Labuhanbatu gegara rendahnya prestasi dan kemampuan seorang mahasiswi yang merupakan putri pejabat tinggi di Labuhanbatu.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, pada TA 2012-2013 lalu pihak SMA 3 Rantauprapat berhasil mengirimkan delapan siswa untuk masuk ke Fakultas KEdokteran di beberapa PTN. Tiga diantaranya ke USU, yakni, dua ke Fakultas Kedokteran dan seorang lainnya ke Fakultas Kedokteran Gigi USU.

Baca Juga:  Tengku Erry Lantik 14 Bupati/Walikota se-Sumut Hasil Pilkada Serentak

Buktinya, kata Sugeng, pihaknya tidak ada menerima surat pemberitahuan tentang itu dari pihak-pihak yang berkompeten manapun. “Tidak ada,” ujarnya lagi.

Diketahui, salahsatu akun facebook yang bernama Edi Mirando menulis tentang “Kisah malang seorang anak bercita-cita sebagai Seorang dokter, tapi orang tuanya tidak mampu dari Jalur Mandiri dikarenakan ulah anak seorang pejabat di Labuhanbatu, akhirnya USU tidak menerima siswa SMA dari Labuhanbatu untuk Fakultas Kedokteran dari Jalur Undangan.

Isu tersebut menjadi perbincangan hangat di grup facebook Anak Asli Labuhanbatu (ASAL) dan menjadi buah bibir di Rantauprapat.

Sebelumnya juga, pihak SMA 3 Rantauprapat sebagai sekolah asal mahasiswi tersebut cepat-cepat membantah isu itu.

“Tidak benar itu. hanya isu,” ungkap Maramuda Tambunan, Kepala Sekolah SMA 3 Rantauprapat ketika ditemui di ruang kerjanya, siang tadi.
Ditambahkannya, pihaknya samasekali belum menerima surat mengenai hal itu dari pihak manapun. “Tidak ada,” bebernya.

Baca Juga:  J. Payo Sitepu Pimpin MPC PP Kota Binjai 2019-2023

Kata Maramuda, pihaknya untuk tahun ajaran 2012-2013 memang berhasil mengirimkan sejumlah siswa/i untuk melanjutkan pendidikan di pelbagai Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur undangan. Bahkan, kata dia, jumlahnya lebih tinggi jika dibanding pada tahun ajaran 2013-2014. [jar|ray]

Terkait


Berita Terbaru