Home / PROFIL / Mahasiswa USU Temukan Pembangkit Listrik Tenaga Tumbuhan

Mahasiswa USU Temukan Pembangkit Listrik Tenaga Tumbuhan


Indra Doli Nasution, mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, dengan temuannya "Pembangkit Listrik Tenaga Tumbuhan". [Foto: Repro Analisa]

MEDAN| Indra Doli Nasution, mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, menemukan terobosan baru yang diberinama “Pembangkit Listrik Tenaga Tumbuhan”.

Karyanya itu dia ikutkan dalam Pameran Ilmiah dan Kreativitas Mahasiswa yang digelar di Pendopo Universitas Sumatera Utara (USU).

Dilansir Analisa hari ini, Rabu (11/11/2015), Doli menceritakan ide awal ini terinspirasi dari ayahnya yang seorang petani di kampung di Padang Sidimpuan.

“Tahun lalu saat ayah datang ke kosan, dia bilang, anak pertanian itu harus ada buat penemuan yang berguna untuk masyarakat. Dari situlah terpacu untuk dapat membuat penemuan yang berbeda,” ungkap mahasiswa semester tiga itu.

Indra kemudian berusaha mencari setiap literatur luar negeri untuk mendukung penemuannya. Sebab ia mengaku sedikit kesulitan karena masih jarang penelitian sejenis di Indonesia.

Dibantu para dosen pembimbingnya Indra lalu meneliti tumbuhan yang memiliki akar serabut untuk kemudian diuji.

Baca Juga:  Mengenal M Syahrial, Walikota Termuda di Indonesia dari Tanjungbalai

Pasalnya, kata Indra, tumbuhan sudah pasti berfotosintesis dalam artian dapat menghasilkan energinya sendiri, dan 70% hasil dari fotosintesis ini dikeluarkan melalui akar tanaman.

BACA JUGA
Kisah Leni Ardila, Mahasiswi USU Penjaga Toilet Taman Ahmad Yani Medan
Mahasiswi Tunanetra FISIP USU Dapat Beasiswa Kuliah di Amerika
Mahasiwa USU Terlibat Tawuran

Secara rinci dia jelaskan, bagaimana proses kerja alat temuannya itu dalam menciptakan energi listrik. Hingga kemudian alat yang bernama voltmeter dialiri listrik melalui kabel penghubung.

“Penemuannya ini belum maksimal. Tapi saya akan terus mencoba mengembangkannya. Ke depan saya berencana menghidupkan lampu atau jenis eletronik lainnya sehingga benar-benar mengatasi krisis energi ke depan,” tutur Doli.

Yang pasti, akunya, tehnologi ini membutuhkan bakteri yang memiliki perkembangan cepat. Sedangkan yang saat ini dia miliki memiliki keterbatasan.

Baca Juga:  Pria Ini Bangun Tahfidzul Qur'an Untuk Bantu Kaum Dhuafa Dan Yatim Piatu

Sample yang dia punya diambil dari tumbuhan padi yang ditempatkan di dalam toples bercampur air dan lumpur. Sehingga bakteri yang dihasilkan cuma seadanya.

“Jika ke depan prospek kami berhasil kami akan buat tanaman ini secara bertingkat di belakang rumah untuk dapat menghasilkan daya listrik rumah tangga. Jadi kami tak perlu membayar listrik lagi,” harapnya.

Indra juga berharap penemuannya bisa diikutsertakan di berbagai perlombaan teknologi tepat guna sehingga penelitiannya selama ini dapat berguna bagi masyarakat seperti nasehat yang orangtuanya inginkan. [rez]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up