Home / BISNIS / Mandiri Syariah Serahkan Bantuan untuk Asrama Haji

Mandiri Syariah Serahkan Bantuan untuk Asrama Haji


SERAHKAN BANTUAN: Ahmad Zailani, Regional Head BSM (kanan) saat menyerahkan bantuan secara simbolis berupa duplikat kunci satu unit mobil pick up untuk UPT Asrama Haji Embarkasi Medan yang diterima Dirjen PHU Kemenag RI Prof Dr Nizar MA, Senin (13/11/2017)

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Bank Syariah Mandiri (BSM) menyerahkan bantuan satu unit mobil pick up kepada Unit Pelaksana Tehnis Asrama Haji Embarkasi Medan, Senin (13/11/2017).

Bantuan tersebut diserahkan Ahmad Zailani, Regional Head BSM dan diterima Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama, Prof Nizar MA didampingi Kepala UPT Drs H Sutrisno disaksikan Plt Kakanwil Kemenag Sumut Tengku Darmansyah dan Ketua Umum MUI Medan Prof H M Hatta.

“Terima kasih kepada Bank Syariah Mandiri, Bank Sumut Syariah, Pegadaian, KKP dan pihak lain yang telah memberi bantuan apa saja termasuk genset. Mudah-mudahan bermanfaat bagi umat,” ucap Nizar.

Selain membuka Rapat Evaluasi Peningkatan Sarana dan Prasarana masa operasional embarkasi dan debarkasi UPT Asrama Haji se Indonesia, Dirjen juga meresmikan renovasi gedung VIP Raudhah, miniatur Ka’bah dan klinik Ibnu Sina.

Baca Juga:  Kinerja Semakin Baik, Aset Bank Mandiri Syariah Tembus Rp 100 Triliun

Sementara di sela-sela acara itu, Ahmad Zailani menyatakan BSM berkomitmen akan terus mengalirkan ‘berkah’ bagi seluruh stakeholders di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah BSM telah mencapai usia 18 tahun. Kami bersyukur atas perjalanan Mandiri Syariah dan kepercayaan masyarakat kepada kami hingga bisnis kami terus bertumbuh,” ujarnya.

Sebagai bentuk kesyukuran, katanya, BSM memberikan bantuan kepada UPT Asrama Haji Embarkasi Medan satu unit mobil Pick Up.

Pada awal 2017 pihaknya meluncurkan program mengalirkan Berkah di mana mengajak stakeholders termasuk nasabah dan pegawai menciptakan nilai tambah dalam bisinis.

“Diharapkan nilai tambah ini dapat memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar lokasi bank. Hasil bisnis, kami kembalikan juga kepada masyarakat, karena inilah makna kesyariahan,” kata Ahmad Zailani seraya menambahkan semakin baik kinerja cabang kian besar kontribusi cabang itu kepada masyarakat.

Baca Juga:  BI Gelar Program BI Mengajar

Dia menambahkan, BSM senantiasa berusaha memaksimalkan profit selaras dengan tujuan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat (people) dan lingkungan (planet).

Menyinggung tentang fasilitas pelayanan, Ahmad Zailani menyebutkan pada 2017 sudah 400 outlet di seluruh Indonesia. Ada pun dana yang telah disalurkan sekitar Rp15 miliar. Sementera di sisi aset per September 2017 (unaudited) Mandiri Syariah mencapai Rp84,09 triliun atau tumbuh 13,26 % dibandingkan September 2016.

“Saat ini BSM merupakan satu-satunya bank syariah Buku III dengan ekuitas Rp6,57 triliun. Total oulet 765 cabang dengan jumlah rekening dana pihak ketiga (DPK) sekitar 6,8 juta. Sejalan dengan strategi bisnisnya, kami bersinergi dengan Mandiri Group baik dari sisi pemasaran produk gadai, cicil emas, pembiayaan otomotif, penjualan bancassurance serta operasional lainnya,” jelas Ahmad Zailani. [fur]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up