Home / BINJAI / SUMUT / Mantan Istri Camat Binjai Utara Terjerat Kasus ITE, Dituntut JPU Kejari Binjai 2,6 Tahun Dan Denda 250 Juta

Mantan Istri Camat Binjai Utara Terjerat Kasus ITE, Dituntut JPU Kejari Binjai 2,6 Tahun Dan Denda 250 Juta


EDISIMEDAN.COM,Binjai – Terduga pelaku pencemaran nama baik di media sosial berinisial TS, warga Medan,  dituntut oleh JPU (Jaksa Penuntut Umum) Secsio Nainggolan dengan hukuman kurungan penjara selama 2 tahun 6 bulan dan denda senilai Rp. 250 juta. Hal ini diketahui saat berlangsung sidang lanjutan kasus dengan Nomor Pekara 257/PID.SUS/2020/PN-BNJ di ruang sidang PN (Pengadilan Negeri) Binjai, Kamis (1/10) pagi.

Dalam proses sidang yang dipimpin Hakim Ketua Dedi SH diketahui terduga pelaku dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 46 Ayat 3 Jo Pasal 27 Ayat 3 UU RI Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Menanggapi hasil tuntutan Jaksa tersebut, Camat Binjai Utara, Adri Rivanto mengaku telah mempercayakan sepenuhnya proses persidangan ini kepada institusi penegak hukum yang dinilainya sudah bekerja secara baik. Dia berharap apapun hasil putusan dalam persidangan nantinya dapat memberikan rasa keadilan setinggi-tingginya.

Baca Juga:  Protes rumahnya terendam banjir imbas pabrik Aseng, Ismail masuk bui

“Semoga hasil putusannya setimpal dengan perbuatan terduga pelaku yang sudah sangat merugikan nama baik saya,” kata Adri.

Dan terakhir, Adri Rivanto juga tak lupa mendoakan semoga terduga pelaku mendapatkan hidayah setelah proses persidangan selesai digelar.

“Ini juga jadi pelajaran untuk kita semua agar lebih berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai postingan kita di media sosial dapat merugikan nama baik seseorang apalagi dengan sengaja membuat fitnah dan ujaran kebencian, karena ada sanksi hukumannya yang diatur dalam UU ITE,” ucapnya. (TIM)

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up