Home / BISNIS / Manulife Hadirkan MiPrecious, Solusi Premium untuk Generasi Penerus

Manulife Hadirkan MiPrecious, Solusi Premium untuk Generasi Penerus


Manulife Indonesia menyediakan layanan perlindungan premium dengan meluncurkan MiPreparation Legacy for Our Assurance (MiPrecious). [foto ilustrasi]

EDISIMEDAN.com, JAKARTA – Manulife Indonesia kembali menegaskan komitmennya menyediakan layanan perlindungan premium dengan meluncurkan MiPreparation Legacy for Our Assurance (MiPrecious).

MiPrecious merupakan produk asuransi jiwa yang dirancang memberikan manfaat perlindungan jangka panjang untuk mempersiapkan Dana Masa Depan sesuai kebutuhan nasabah khususnya mereka dengan segmentasi The High Net-Worth (HNW).

Saat ini, Manulife Indonesia didukung beragam jalur distribusi telah menjangkau dan melayani nasabah yang mencapai hingga lebih dari 2 juta jiwa.

Nasabah tersebut terdiri atas berbagai lapisan masyarakat, mulai kalangan mapan atau dikenal dengan sebutan High Nett Work (HNW) hingga kalangan bawah.

Jumlah nasabah HNW Manulife Indonesia tercatat sebanyak lebih dari 4.500 yang memiliki produk dari kanal agency sementara lebih dari 3.000 nasabah HNW lainnya tersebar di kanal bancassurance.

Director & General Manager Agency Kevin Kwon, dalam siaran pers Selasa (16/3/2021) menjelaskan, pandemi telah memberikan pembelajaran, salah satunya mempersiapkan finansial bagi kebutuhan saat ini maupun masa depan dengan baik.

Baca Juga:  Penyebab Warga Medan Selalu Gagal dalam Mengelola Keuangan

Seiiring dengan kebutuhan tersebut, Manulife Indonesia telah berinovasi melalui MiPrecious untuk memberikan bekal, persiapan dana masa depan yang ditujukan orang-orang terkasih dalam menghadapi kondisi yang penuh dengan ketidakpastian.

“Kami berharap produk ini dapat menjadi solusi finansial yang komprehensif untuk kebutuhan perlindungan jiwa keluarga Indonesia di masa mendatang,” ujarnya.

Menurut Kevin, pandemi yang masih berlangsung telah memberikan dampak pada berbagai aspek kehidupan. Sementara kebutuhan nasabah Indonesia akan asuransi pun meningkat.

Dalam Survey Manulife Asia Care 2020, sebanyak 72% nasabah yang telah memiliki asuransi mengatakan, bahwa mereka berencana membeli tambahan asuransi dalam 18 bulan ke depan.

“Jauh lebih tinggi dari rata-rata di kawasan Asia yakni sebesar 62%. Keinginan responden di Indonesia untuk menambah perlindungan produk asuransi jiwa tercatat sebesar 30%,” jelasnya.

Baca Juga:  Ajie Karim Gelar Reses III Sidang I Tahun 2019-2020, Di Mencirim Binjai Timur

Manulife Indonesia memahami kebutuhan nasabah yang beragam tersebut, terutama perlindungan jiwa untuk menghindari risiko yang dapat terjadi kapan saja dan kepada siapa saja maupun untuk mempersiapkan peninggalan berharga bagi para anak maupun generasi-generasi seterusnya.

Sementara itu, Head of Product Manulife Indonesia Richard Sondakh, menambahkan, MiPrecious merupakan produk asuransi jiwa yang dilengkapi manfaat pembayaran tunai tahunan, manfaat pembayaran tunai 10 tahunan.

“Manfaat akhir pertanggungan (maturity) serta manfaat meninggal dunia akibat kecelakaan serta membantu nasabah untuk menentukan pilihan Dana Masa Depan yang diinginkan,” bebernya.

Menurutnya, MiPrecious memiliki beragam keunggulan antara lain;  Guaranteed Issuance Offer. Total hingga 550% Manfaat Tunai, Total hingga 342% Tambahan Manfaat Tunai, Multi Generation Polis dapat dilanjutkan ke Generasi Selanjutnya Perlindungan Jiwa mulai dari 30 hari dengan Masa Pertanggungan Hingga 50 tahun.

Baca Juga:  Asuransi Syariah Zafirah dari Manulife-Muamalat Diperkenalkan di Medan

Selain berinovasi dengan produk, Manulife Indonesia menghadapi pandemi dengan terus melakukan kewajibannya melakukan pembayaran klaim terkait Covid-19 sebesar Rp 144 miliar hingga 16 Februari 2021.

Sementara itu, Manulife Indonesia juga membayarkan klaim per Desember 2020 (data un-audited) sebesar Rp5.5 triliun atau setara dengan Rp15 miliar per hari atau Rp631 juta per jam.
Komitmen Manulife Indonesia terhadap perlindungan Covid-19 semakin meningkat dengan memperluas perlindungan untuk para nasabah yang terdiagnosa Covid-19 dan menjalankan isolasi mandiri baik di rumah sakit, fasilitas kesehatan non-rumah sakit maupun di rumah sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. [red]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up