Home / NEWSSUMUT / Mau Digusur, PKL Simpang Kebun Lada Binjai Mengadu ke DPRD

Mau Digusur, PKL Simpang Kebun Lada Binjai Mengadu ke DPRD


PENERTIBAN PKL. Mau digusur, PKL Simpang kebun Lada, Binjai Utara ngadu ke DPRD Binjai. [edisimedan.com/op]

EDISIMEDAN.com, BINJAI- Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di pinggir Jalan T.Amir Hamzah, kecamatan Binjai Utara tepatnya sekitar Taman PGRI kota Binjai galau. Pasalnya para pedagang resah lantaran mau digusur petugas Satpol Binjai karena lapak dagangan mereka dinilai semraut dan menggangu pengguna jalan umum.

Merasa terancam, para pedagang pun mengadu ke DPRD Binjai, Senin,(12/3) pagi. Para PKL tersebut di terima oleh Komisi B DPRD Binjai.

Ironisnya, saat para pedagang disitu mau di gusur oleh Satpol PP Binjai hanya dua anggota dewan Binjai yang datang membela mereka. Tidak ada terlihat ketua komisi B DPRD Binjai .

Pantauan wartawan, anggota dewan yang pertama hadir dilokasi tersebut adalah Jonita Agina Bangun dari fraksi Hanura. Kedatangan Jonita Agina Bangun ke lokasi disambut pedagang disitu dengan suka cita.

Baca Juga:  Lagi, Walikota Tebingtinggi Raih Penghargaan K3

Tak berapa lama, petugas satpol PP Binjai di pimpin kasi penertiban Sat Pol Binjai Febri bersama anggotanya datang ke lokasi dan berdialog dengan pedagang serta anggota DPRD Binjai Jonita Agina Bangun.

Lalu muncul satu anggota dewan lagi yakni T.Matsyah dari fraksi NasDem Binjai. Disepakati untuk melakukan penataan sehingga tidak menganggu ke badan jalan dan pengguna jalan di lokasi itu.

Jonita Agina Bangun kepada wartawan dilokasi mengatakan penataan PKL tanpa menggusur mereka bertujuan untuk emningkatkan retribusi sampah dan PAD kota Binjai .

“ Saya di hubungi PKL karena Sat Pol PP mau menertibkan mereka dan sudah menjadi tugas dan amanah untuk turun kelapangan mencarikan solusi agar pedagang disitu dapat berdagang,” jelas Jonita Agina Bangun. [op]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up