Mendorong Peran Serta Masyarakat dalam Pembangunan Pendidikan

    59

    EDISIMEDAN.COM, BATUBARA- Bagi sekolah partisipasi masyarakat dalam pembangunan pendidikan adalah kenyataan objektif yang dalam pemahamannya ditentukan oleh kondisi subjektif orang tua siswa. Dengan demikian, partisipasi menuntut adanya pemahaman yang sama atau objektivasi dari sekolah dan orang tua dalam tujuan sekolah.

    Hal ini terungkap pada pertemuan Pelatihan Peran Serta Masyarakat yang diselenggarakan oleh Tanoto Foundation dalam rangkaian program Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran yang berlangsung di kecamatan Sei Suka dan Kecamatan Air Putih di Kabupaten Batubara Selasa dan Rabu (12-13/02).

    Bupati Batubara yang diwakili oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Riswandi S.Pd, didalam sambutannya menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat sebagai bagian yang penting bagi keberhasilan sekolah dalam meningkatkan mutu, karena tujuan mutu menjadi sulit diperoleh jika pemahaman siswa, orang tua, dan guru menunjukkan kesenjangan pengetahuan tentang mutu.

    “Tujuan partisipasi juga memberi peluang secara luas peran masyarakat dalam bidang pendidikan ini sekaligus menunjukkan bahwa Negara bukan satu-satunya penyelenggara pendidikan, kemajuan sekolah bukan hanya berada ditangan kepala sekolah dan guru masyarakat melalui komite Sekolah juga memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan mutu sekolah, melalui pelatihan ini kami berharap Kepala Sekolah dan Komite dapat bersinergi menyusun rencana kerja dalam peningkatan mutu sekolah,” ungkapnya.

    Materi dalam Pelatihan Peran Serta Masyarakat difokuskan pada Unit Pembelajaran Aktif, Unit Peran Serta Masyarakat, Unit Manajemen Berbasis Sekolah dan Unit Rencana Tindak Lanjut.

    Sementara itu disela sela acara pelatihan salah sorang Komite sekolah Husni dari SDN 018480 Sei Simujur mengungkapkan bahwa dia baru mengetahui bahwa komite dan sekolah merupakan mitra yang sangat erat dalam memajukan pendidikan dilingkungannya, pelatihan yang pertama kali ia ikuti ini dirasakannya sangat bermanfaat. “apa yang telah kita pelajari bersama didalam pelatihan yang telah kita tuangkan didalam rencana kerja tindak lanjut bersama kepala sekolah diharapkan dapat terjadinya kesinambungan dalam pengelolaan, peran dari masing masing pihak seperti Dinas Pendidikan, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah dan Komite Sendiri dapat berjalan dengan baik dengan memiliki persepsi yang sama tentang kemajuan pendidikan anak didik kita dimasa depan”, jelasnya.

    Tujuan pelaksanaan kegiatan ini oleh Tanoto Foundation  melalui program Pintar untuk memperkenalkan unsur-unsur dan contoh pembelajaran aktif, Meningkatkan pemahaman MBS, mengidentifikasi ciri-ciri penerapannya, dan mendalami peran kepala sekolah, guru, pengawas, dan komite, meningkatkan pemahaman tentang Peran Serta Masyarakat (PSM) dalam meningkatkan mutu Pembelajaran, menginventarisasi jenis PSM, dan mengidentifikasi cara mendorong PSM.

    Kepala Sekolah SDN 016513 Sei Sukaderas Farida menyampaikan bahwa sebagai penyelenggara sekolah dirinya merasa sangat terbantu dengan adanya komite, terutama dalam penyebarluasan informasi peningkatan kualitas sekolah, “keterlibatan masyarakat dirasakan sangat penting dalam kemajuan sekolah, seperti materi – materi pelatihan yang telah dipaparkan oleh fasilitator daerah sangat jelas peran dan fungsinya, Komite sendiri sebagai perwakilan orang tua siswa sangat diharapkan peran sertanya oleh pihak sekolah, untuk mengajak masyarakat untuk berpartisipasi memajukan sekolah,” tutupnya.(Mahbubah Lubis)

    Apa Tanggapan Anda?